Main Menu

PLN Kejar Target Energi Baru Terbarukan 23%

Birny Birdieni
29-08-2018 18:34

Wakil Presiden Jusuf Kalla sedang mendapat penjelasan dari Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan PLN (Dok. PLN/yus4)


Jakarta, Gatra.com- Demi mengejar target bauran energi nasional 23% di 2025, saat ini sebanyak 6.516,3 MW pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) telah beroperasi memasok listrik untuk masyarakat Indonesia. Pencapaian target bauran energi nasional PLN telah mencapai 11,68%

 

Program EBT di PLN ditampilkan pada Pameran Indo EBTKE ConEx 2018 yang diselenggarakan di Balai Kartini Jakarta sejak 29 hingga 31 Agustus 2018 ini.

Dalam acara pembukaan pameran dan konferensi ini, turut hadir Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Serta Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua Masyarakat Energi Baru Terbarukan Indonesia (METI) Suryadharma.

Wapres JK mengatakan bahwa energi telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. "Kebutuhan energi akan meningkat terus menerus. Kira-kira setiap tahun diperlukan pertumbuhan energi sebanyak 12%," katanya dalam rilis yang diterima Gatra.com, Rabu (29/8).

Nah untuk mencapai 23% energi baru dan terbarukan (EBT) di 2025, menurut JK setidaknya butuh tambahan 2.000 MW pembangkit EBT per tahun.

Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan PT PLN (Persero) Zulfikar Manggau mengatakan bahwa dalam Rencana Upaya Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018-2027 pengembangan pembangkit EBT ditargetkan sebesar 14.911,2 MW untuk seluruh wilayah Indonesia.

PLN akan terus fokus mengembangkan pembangkit EBT dari tenaga surya, bayu, dan air. Juga biomassa, biogas, serta bioenergi, dan panas bumi. Juga arus laut bahkan tenaga dari sampah.

"Ini tantangan bagi kami, namun harus diwujudkan demi energi yang lebih bersih. Selain itu, Indonesia juga memiliki banyak potensi EBT yang diperkirakan mencapai 21.398 MW," ujar Zulfikar.

Salah satu pembangkit EBT dari tenaga bayu yang sukses beroperasi adalah PLTB Sidrap 75 MW di Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Pembangkit ini telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2 Juli 2018 lalu.

Dalam pembangunannya, PLTB Sidrap menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40%. Untuk tower-nya sendiri TKDN-nya cukup besar mencapai 80%.

Dengan total daya sebesar 75 MW, PLTB Sidrap berperan menopang 6% kebutuhan beban puncak Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) yang meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Palu.

Kemudian salah satu pembangkit EBT yang saat ini dalam tahap pembangunan adalah PLTA Jatigede 2x55 MW yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Saat ini pembangunannya sudah mencapai 38,43% dan target beroperasinya di Oktober 2019.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
29-08-2018 18:34