Main Menu

Teknologi Digital di Seluruh SPBU

Flora Librayanti BR K
01-09-2018 07:04

Penandatanganan Kerjasama Digitalisasi Pom Bensin (SPBU Pertamina). {Dok. Pertamina/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Pemerintah menargetkan untuk menerapkan teknologi digital pada semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di seluruh Indonesia.

 

“Tren di dunia ini nanti akan berdasarkan big data analysis. Ini adalah era baru dimana kita di masa depan akan berhadapan dengan artificial intelligence. Salah satu komponen big data analysis adalah komputerisasi,” sebut Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (31/8).

Hasilnya, PT Pertamina (Persero) sukses menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk bersinergi membangun sistem digital secara bertahap pada 5.518 SPBU Pertamina di seluruh Indonesia. Penandatanganan Sinergi Digitalisasi SPBU tersebut ditandatangani oleh Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan.

“Tujuan utama Digitalisasi SPBU ini untuk meningkatkan pelayanan Pertamina kepada konsumen. Penghitungan pendapatan dari penjualan BBM di setiap SPBU juga lebih cepat dan akurat. Digitalisasi SPBU juga dapat menjamin bahwa tak ada kecurangan dalam penyaluran BBM,” ujar Menteri BUMN, Rini M. Soemarno.

Digitalisasi SPBU ini meliputi penyediaan infrastruktur digital SPBU, Data Center dan Connectivity di 5.518 SPBU atau 75.000 nozzle di seluruh Indonesia. Termasuk pula pemeliharaan (maintenance) selama jangka waktu perjanjian, yakni lima tahun. Semua investasi digelontorkan oleh Telkom. Pihak Pertamina nantinya akan membayar transaksi jasa ini sebesar Rp 15,25 rupiah per liter.

Melalui Digitalisasi SPBU, Pertamina dan Telkom juga sepakat mengembangkan platform penyaluran BBM untuk memantau stok BBM di Tangki Penyimpanan SPBU, jumlah BBM yang dikeluarkan melalui nozzle, dan revenue penjualan BBM.

Sesuai kesepakatan, proses implementasi digitalisasi SPBU akan diupayakan maksimal untuk dapat diselesaikan pada Desember 2018 atau selambat-lambatnya dalam Triwulan pertama 2019.

Selain itu, pemerintah berkomitmen bahwa digitalisasi SPBU ini kelak tak akan terbatas hanya di SPBU Pertamina saja. Melainkan juga di semua SPBU milik swasta lainnya.


 

Flora Libra Yanti

 

Flora Librayanti BR K
01-09-2018 07:04