Main Menu

Dirut Garuda Diganti, Kementerian BUMN Harapkan Terjadi Transformasi

Flora Librayanti BR K
12-09-2018 14:41

Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala N Mansury. (ANTARA/Sigid Kurniawan/RT)

Jakarta, Gatra.com – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia diadakan siang ini. Kabar yang beredar, salah satu isu yang dibicarakan adalah penggantian Direktur Utama maskapai pelat merah tersebut, Pahala Mansury.

 

“Ibu (Menteri BUMN, Rini Soemarno) belum tanda tangan. Sebentar lagi,” kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi, Kementerian BUMN, Gatot Trihargo ketika ditemui di The Energy Building, Jakarta, Rabu (12/9).

“Tapi memang ada perubahan pengurus. Finalisasinya saya belum tahu pasti nama yang akan terpilih. Yang pasti akan ada perubahan pengurus,” sebutnya lagi.

Gatot menyebut sebelumnya ada tiga nama yang digadang untuk menjadi calon Dirut Garuda. Meski demikian dia menolak menjelaskan detilnya.

Alasan perubahan dirut tersebut, katanya, sebagai langkah penyegaran. Upaya refreshing terhadap Garuda.

Baca Juga : Pergantian Dirut Garuda Berdampak Pada Pertamina dan Danareksa

Apa yang diharapkan pemerintah dari pergantian Dirut Garuda ini? “Ada beberapa hal yang memang perlu ditransformasi di Garuda. Kondisi Gauda dan airline lain di Indonesia kan sama, semuanya berdarah. Kita ingin memperbaiki,” ujar Gatot.

Gatot mencontohkan misalnya terkait pesawat. Pesawat yang dipunyai Garuda tiap tahun memberi kontribusi loses yang terlalu tinggi. Terlalu tinggi pula biaya resources-nya.

Meski demikian, ia mengapresiasi upaya Garuda yang berhasil menurunkan angka kerugian mereka. “Banyak hal yang perlu kita negosiasi. Transformasi perlu dipercepat,” tutupnya.


Flora L.Y. Barus

Flora Librayanti BR K
12-09-2018 14:41