Main Menu

Kasus ''Papa Minta Saham'' Disimpulkan Setelah Periksa Setnov

Iwan Sutiawan
28-01-2016 16:10

Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (GATRA/Jongki Handianto)

Jakarta, GATRAnews - Tim penyelidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menyimpulkan kasus "papa minta saham", setelah memeriksa mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov). Kesimpulan itu untuk menentukan layak tidaknya kasus ini ditingkatkan ke penyidikan.

"(Kasusi ini) tergantung kesimpulan nanti. (Kesimpulan) nanti setelah meriksa Setnov," kata Armisnyah, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), di Jakarta, Rabu (27/1).

Menurut Arminsyah, sebenarnya pengambilan kesimpulan itu meski tidak wajib dilakukan setelah memeriksa Setnov. Namun, jika kesimpulan sebelum memeriksa Setnov, maka datanya belum lengkap.

"Bisa kesimpulan, tapi kita beranggapan belum lengkap. Iya bisa (ambil kesimpulan), tapi untuk melengkapi keterangan," katanya.

Adapun faktor yang menjadi pertimbangan penyelidik harus memeriksa Setnov sebelum mengambil kesimpulan, lanjut Arminsyah, karena posisi Setnov sangat penting dalam perkara ini, di mana terlibat pertemuan dan pembicaraan tentang saham Freeport.

"Kan ini kasusnya sudah tahu semua. Yang kita dengar, bertiga ini (Setnov, M Riza Chalid, dan Maroef Sjamsoeddin) berdiskusi atau melakukan suatu kegiatan. Nah, kalau mau lengkapnya, kan tiga-tiganya," ujar Armisnyah.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
28-01-2016 16:10