Main Menu

Kejagung Periksa Setnov Terkait ''Papa Minta Saham''

Iwan Sutiawan
04-02-2016 14:23

Setya Novanto(GATRA/Jongki Handianto)

Jakarta GATRAnews - Penyelidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) terkait kasus "papa minta saham" PT Freeport Indonesia, setelah tiga kali tidak memenuhi panggilan dengan berbagai alasan.

"Jadi dari tadi mulai jam 8 lewat, sudah dimintai keterangan oleh penyelidik dan masih berlangsung sampai sekarang," kata Arminsyah, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), di Kejagung, Jakarta, Kamis (4/2).

Amir mengungkapkan, pekan kemarin Setnov meminta penundaan pemeriksaan hingga dua pekan. Namun hari ini, Setnov menyatakan siap menjalani pemeriksaan.

"Hari ini Setya Novanto kita minta keterangannya. Minggu lalu Pak Setya Novanto minta tunda 2 minggu, prediksi kan tanggal 10 ya, tapi kemarin mengatakan bersedia memberi keterangan sekarang. Iya, kemarin memang ada info bahwa Setnov akan hadir. Tentunya ini pemeriksaan awal," kata Arminsyah.

Karena masih tingkat penyelidikan dan Setnov statusnya sebagai saksi, maka tidak perlu didampingi kuasa hukum. "Iya sebagai saksi tidak perlu untuk diwakili kuasa hukum. Kalau ada pengacara, tentunya akan dipersilahkan sesuai batasan-batasannya," kata Arminsyah.

Orang nomor satu di gedung bundar Kejagung ini belum bisa memberikan tentang materi yang menjadi fokus pemeriksaan. "Ya ini belum, nanti setelah pemeriksaan. Yang pasti, kami sudah siap sejak dulu? untuk memeriksa Setnov," katanya.

Arminsyah juga mengaku belum bisa menyampaikan tentang bukti kasus "papa minta sahan" ini. "Ya belum, kemarin kan sudah saya ceritakan. Nanti saja ya, soal penyelidikan," ujarnya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
04-02-2016 14:23