Main Menu

Kejagung Baru Kantongi Satu Bukti Kasus ''Papa Minta Saham''

Iwan Sutiawan
05-02-2016 03:01

Mantan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin (ANTARA/Agung Rajasa)

Jakarta, GATRAnews - Penyelidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan baru mempunyai satu bukti dalam penyelidikan kasus "papa minta saham". Bukti tersebut berupa keterangan dari mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.

"Baru satu (bukti), keterangan Maroef. Itu saja," kata Arminsyah, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, di Jakarta, Kamis (4/2), menjawab pertanyaan wartawan tentang perkembangan kasus "papa minta saham".   

Menurutnya, Kejagung masih melakukan penyelidikan. "Kita kan melakukan penyelidikan. Alat buktikan ada lima, itulah yang sedang kita kumpulkan," ujar Arminsyah.

Untuk beberapa bukti lainnya, antara lain CCTV yang diminta penyelidik dari hotel Ritz Carlton, Pacific Place Jakarta, tempat Setnov dan pengusaha minyak Riza Chalid menemui Maroef Sjamsoedin, penyelidik belum menilainya sebagai bukti.

"Berkaitan dengan ada rekaman yang menurut kita, dan dibenarkan oleh Maroef, kita akan melakukan penyelidikan. Alat bukti kan ada lima, itulah yang sedang kita kumpulkan. Maroef itu akan kita tanyakan lagi," kata Arminsyah menambahkan.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
05-02-2016 03:01