Main Menu

Indosat Ooredoo Ajak Generasi Muda untuk Berinvestasi Saham

didi
11-08-2016 15:54

Ilustrasi (Antaranews/Puspa Perwitasari/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Indosat Ooredoo menggelar program kompetisi Indosat Stock Trading Contest (ISTC) untuk mahasiswa, bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (Trimegah). Indosat Ooredoo ingin mengajak generasi muda berinvestasi saham dengan memanfaatkan teknologi mobile dan aplikasi digital.

Jumlah investor di Indonesia saat ini masih belum mencapai 1% dari total penduduk Indonesia. Meski telah terjadi peningkatan tiap tahunnya, jumlah tersebut masih menjadi tantangan besar bagi pasar modal Indonesia, apalagi dengan tingginya return yang dimiliki oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 5-10 tahun terakhir, pasar modal seharusnya bisa memberi kontribusi lebih banyak untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dalam rangka mendorong animo masyarakat untuk terjun ke dunia pasar modal, ISTC yang telah menjadi program CSR pilar edukasi Indosat Ooredoo, kembali diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan terutama investasi saham di pasar modal khususnya bagi generasi muda Indonesia. Acara ini merupakan penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya sukses menjaring 8.819 calon investor baru pada tahun lalu.

“Kami ingin tanamkan kepada generasi muda bahwa pasar modal merupakan  salah satu roda penggerak penting ekonomi Indonesia. Dengan menjadi investor  yang aktif di pasar modal, maka  secara tidak langsung kita telah membantu perekonomian negara kita. Kami berharap ISTC dapat mencetak investor-investor andal di pasar modal,” ujar Alexander Rusli, Presdir & CEO Indosat Ooredoo, di Jakarta, Kamis (11/8).

Peserta kompetisi akan mendapatkan edukasi dan melakukan transaksi saham secara virtual terhadap sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di BEI dengan harga saham diperoleh secara realtime. Melalui aplikasi ISTC yang merupakan hasil kerja sama Indosat Ooredoo dengan Trimegah akan menjadi tempat belajar para peserta bertransaksi saham secara virtual.

Alexander Rusli menambahkan bahwa Indosat Ooredoo akan terus mengajak generasi muda untuk belajar berinvestasi saham dan investasi lainnya dengan memanfaatkan teknologi dan aplikasi digital. Hal tersebut sudah menjadi bagian dari komitmen perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui dunia digital.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas edukasi generasi muda Indonesia yang didukung oleh teknologi telekomunikasi dan aplikasi, termasuk edukasi tentang trading online yang banyak mengaplikasikan teknologi di dalam aktivitas perdagangan sahamnya,” tambah Rusli.

Saat ini online trading menjamur, artinya kita bisa mengakses langsung dan melakukan transaksi dari mana saja dengan dukungan teknologi digital yang sangat luar biasa. Penyelenggaraan ISTC ini juga menggandeng BEI dan Trimegah sebagai bentuk keseriusan Indosat Ooredoo dalam meningkatkan jumlah investor saham di Indonesia. ISTC akan melengkapi program “Yuk Nabung Saham” yang telah digalakkan BEI.

Direktur Pengembangan BEI Hosea Nicky Hogan menyampaikan, fenomena positif yang terjadi saat ini. Sejak peluncuran kampanye Yuk Nabung Saham pada November 2015 lalu, euphoria “menjadi investor” dan “menabung saham secara rutin” sangat menguat, apalagi dengan banyaknya rekor-rekor baru transaksi di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tahun ini, kompetisi ini akan mempercepat pengenalan masyarakat kepada investasi di pasar modal, dan mendongkrak jumlah investor baru.

“Jumlah investor pasar modal dalam negeri terus meningkat. Ini terlihat dari jumlah SID yang sebelumnya adalah 430 ribu di akhir tahun 2015, meningkat menjadi 490 ribu per Juli 2016. Juga bahwa jumlah SID yang aktif meningkat 50% dari sebelumnya 57 ribu per bulan di akhir tahun 2015, menjadi 85 ribu sampai dengan tengah tahun 2016,’ kata Nicky.

ISTC akan melengkapi kemampuan investor baru dalam mengambil berbagai keputusan pembelian saham yang akan membantu meningkatkan tidak hanya investor baru, tetapi jumlah investor yang aktif bertransaksi.

Program ISTC 2, mulai diluncurkan pada tanggal 11 Agustus 2016, dan mulai dibuka pendaftaran bagi peserta program kompetisi diiringi program roadshow ke delapan universitas di Indonesia. ISTC akan dibagi menjadi dua kategori yakni pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum. Setelah itu, peserta akan diundang dalam bootcamp selama dua hari untuk mendapat edukasi mengenai pasar modal.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
11-08-2016 15:54