Main Menu

Kasus 'Papa Minta Saham', MKD Kabulkan Permohonan Setnov

Wem Fernandez
28-09-2016 14:03

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (GATRA/Jongki Handianto/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengabulkan permohonan peninjauan kembali yang dilayangkan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Setya Novanto (Setnov), Rabu (28/9).

 
Ketua Umum Partai Golkar melayangkan surat terkait rehabilitasi nama atas kasus perpanjangan saham PT Freeport Indonesia. Publik lebih mengenal kasus 'Papa Minta Saham' yang dilaporkan mantan Menteri ESDM, Sudirman Said. Setnov dalam rekaman yang diserahkan Sudirman diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo.
 
Surat ditandatangani langsung oleh pimpinan MKD, Sufmi Dasco Ahmad. Yang ditujukan kepada pimpinan DPR.

Surat tersebut berbunyi:

Bersama ini kami beritahukan bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah melaksanakan Sidang pada tanggal 27 September 2016 terhadap Permohonan Peninjauan Kembali Putusan Mahkamah Kehormatan Dewan atas nama Yth. Drs. Setya Novanto, Ak (A-300/F-PG), yang diajukan secara tertulis pada tanggal 19 September 2016. Keputusan sidang MKD adalah sebagai berikut:

1. Mengabulkan Permohonan Peninjauan Kembali Sdr. Drs. Setya Novanto, Ak terhadap proses Persidangan atas Perkara Pengaduan Sdr. Sudirman Said.

2. Menyatakan bahwa proses persidangan perkara tidak memenuhi syarat hukum untuk memberikan Putusan Etik karena berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016 bahwa alat bukti rekaman elektronik sebagai alat bukti utama dalam proses persidangan MKD adalah tidak sah.

3. Memulihkan harkat dan martabat serta nama baik Saudara Setya Novanto dan pihak-pihak lain yang terkait dalam Proses Persidangan MKD.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
28-09-2016 14:03