Main Menu

Rehabilitasi Nama Setnov ‘Papa Minta Saham’ Akan Dibacakan di Paripurna

Wem Fernandez
29-09-2016 16:02

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (GATRA/Rifki M Irsyad/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah menyebutkan, jalannya sidang kasus pencatutan nama Presiden RI Joko Widodo di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah mempermalukan nama Setya Novanto (Setnov).


Kasus yang dikenal di publik dengan sebutan ‘papa minta saham’ itu dilaporkan mantan Menteri ESDM Sudirman Said. Alhasil, menurut Fahri, rehabilitasi nama mantan Ketua DPR RI tersebut adalah hal yang wajar.

“Nama Setnov sudah rusak, meski MKD tidak memutuskan pemecatan Setnov tapi sidang ittu merusak nama Setnov. Dan ada tekanan ke dia untuk mengundurkan diri maka keputusan MKD untuk rehab nama Setnov adalah benar, karena ada sidang yang mempersangkakan Setnov. Rehab ke nama itu benar,” tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (29/9).

Fahri menambahkan, hasil putusan dari MKD ini akan diumumkan pada sidang paripurna mendatang. Soal ganti rugi baik materi maupun immateri merupakan keputusan Setnov.

“Terserah Setnov, kami di pimpinan dewan hanya ingin, Alhamdulillah ini jadi kesadaran yang baik,” kata politisi PKS ini.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo
 

 

Wem Fernandez
29-09-2016 16:02