Main Menu

BEI: Ada 179 Saham Marjin Yang Dirilis pada Awal Februari

didi
16-01-2017 18:41

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang telah melakukan kajian dan pemilahan saham-saham yang didasarkan pada kriteria tertentu, mendapati 179 saham marjin yang rencanya akan dirilis pada awal Februari 2017. Menurut Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya, pihaknya akan merilis 179 saham marjin di daftar saham marjin yang akan dirilis pada awal Februari 2017 atau jauh lebih banyak dari jumlah per Januari ini sebanyak 61 saham.

"Sebelumnya kami mengeluarkan daftar 60 saham marjin yang dapat ditransaksikan oleh investor Anggota Bursa (AB) marjin. Tetapi dari relaksasi kriteria saham marjin, maka akan ada 179 saham yang bisa ditransaksi marjin,” ujar Alpino, di Gedung BEI Jakarta, Senin (16/1).

Menurutnya, hanya nasabah dari AB dengan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) di atas Rp250 milyar yang bisa memanfaatkan untuk mentransaksikan saham-saham marjin tersebut. Sedangkan, bagi nasabah AB dengan MKBD di bawah Rp250 milyar hanya bisa melakukan transaksi marjin pada saham-saham LQ-45.

Penambahan jumlah saham marjin itu, katanya, merupakan hasil dari relaksasi terkait kriteria saham marjin yang akan dituangkan ke dalam rancangan perubahan Peraturan BEI Nomor II-H tentang Persyaratan dan perdagangan Efek dalam Transaksi Marjin dan Transaksi Short Selling.

Dia menyatakan, pelonggaran kriteria saham marjin itu terutama pada bagian aktivitas transaksi saham yang sebelumnya harus ditransaksikan setiap harinya. Namun, kata Alpino, ketentuan itu dilonggarkan menjadi 90% transaksi saja dalam setahun.

Selain itu, lanjut dia, pelonggaran kriteria juga ada pada saham-saham yang memiliki price earning (PE) lebih dari tiga kali. “Tadinya hanya saham dengan PE kurang dari tiga kali pasar masuk daftar saham marjin. Itu kan tidak fair,” kata Alpino.

Alpino menambahkan, pelonggaran itu juga terkait dengan jumlah minimal pemegang saham yang sebelumnya saham marjin mengharuskan minimal pemegang saham sebanyak 600 investor. Namun, kata dia, melalui revisi aturan pembiayaan marjin itu nantinya akan berubah minimal 300 investor.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
16-01-2017 18:41