Main Menu

Perusahaan Tiongkok Batal Beli Saham Southampton

Edward Luhukay
17-04-2017 10:59

Para Pendukung Southampton (AFP Photo/Glyn Kirk)

Shanghai, GATRAnews - Perusahaan properti Tiongkok Lander Sports Development, Minggu (16/4), membatalkan rencana untuk membeli saham di klub Inggris Southampton, dengan menyebut ketidak pastian faktor-faktor pada pasar dan kebijakan sekuritas di Tiongkok sebagai alasannya. Pada pernyataan yang dikeluarkan untuk bursa saham, Lander Sport berkata, proses untuk membeli 80% saham di perusahaan pemilik Southampton, St Mary's Football Group, juga melibatkan persetujuan dari badan-badan pemerintahan termasuk regulator pertukaran asing dan perencana ekonomi papan atas Tiongkok.



"Apakah perusahaan dapat menyelesaikan akuisisi dari bagian saham firma masih belum jelas," demikian pernyataan mereka, seperti dilaporkan Antara.

"Untuk menjaga prinsip kehati-hatian, memastikan perkembangan perusahaan tetap normal, dan untuk menjaga kepentingan-kepentingan pemegang saham mayoritas, perusahaan memilih untuk mengakhiri restrukturisasi aset utama ini." Perusahaan telah mengatakan pada awal tahun ini bahwa terjadi kebuntuan dalam kesepakatan dengan pemilik The Saints Katharina Liebherr, tanpa mengungkap harga.

Reuters melaporkan pada Maret bahwa sejumlah pembeli asal Tiongkok termasuk raksasa material Amer International dan CITIC Securities Co Ltd bersiap untuk bersaing dalam mengajukan penawaran.

Entitas-entitas dan sejumlah individu di Tiongkok telah menghabiskan lebih dari tiga miliar dolar untuk investasi-investasi sepak bola di luar negeri sejak akhir 2015, langkah yang didukung oleh presiden mereka yang merupakan penggila sepak bola Xi Jinping, yang menginginkan negaranya menjadi adidaya dalam sepak bola.

Bagaimanapun, sejumlah kesepakatan terkait olahraga menemui hambatan setelah Beijing berkata bahwa pihaknya akan mengendalikan resiko-resiko dari investasi-investasi keluar "yang tidak rasional," khususnya fokus pada sektor-sektor yang mencakup hotel, hiburan, dan olahraga.

Kesepakatan sebesar 740 juta euro untuk klub Italia AC Milan, yang diterapkan sehingga para pembeli kesulitan untuk mendapatkan persetujuan dari Beijing, akhirnya dapat terwujud pekan lalu, delapan bulan setelah disetujui sebelumnya.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
17-04-2017 10:59