Main Menu

Ristia Bintang Incar Saham Mayoritas Hotel Le Meridien Bali

didi
23-11-2017 13:34

Ilustrasi

 

 

Direktur Ristia Bintang Mahkotasejati, Suhsih M. Boentoro mengaku, perusahaan saat ini hanya memiliki sebagian kecil saham TRBI. Artinya, TRBI juga belum memberikan kontribusi pendapatan karena perseroan belum menggabungkan Laporan Keuangan TRBI.

 

Melihat potensi yang besar, perseroan ingin menambah porsi kepemilikan saham di TRBI. Dengan menjadi pemegang saham mayoritas, nantinya PT Tiara Raya Bali International akan menjadi salah satu anak perusahaan RBMS. Dan pastinya, pendapatan RBMS akan semakin meningkat sigfinifikan pasca penambahan kepemilikan saham tersebut.

 

"Hal ini dilakukan karena natinya RBMS akan mempunyai hak suara lebih dari 50%, hak menentukan kebijakan finansial dan operasional, mampu menunjuk pengurus dan mampu menguasai suara mayoritas dalam rapat pengurus. Apalagi kalau perseroan menggabungkan Laporan Keuangan TRBI, tentunya akan memberikan kontribusi peningkatan pendapatan 100% nantinya,” ujar Suhsih di Jakarta, Kamis (23/11).

 

Suhsih melihat, prospek TRBI akan terus meningkat di mana Bali tetap menjadi salah satu tujuan turis baik domestik maupun mancanegara, sehingga sektor pariwisata Bali akan terus dikembangkan yang telah menjadi sektor andalan perekonomian Bali saat ini.

 

"Proses penambahan kepemilikan saham ini saya perkirakan dapat selesai pada akhir tahun 2017 juga,” jelasnya.

 

Di triwulan 2017, Ristia Bintang berhasil mencatat kinerja yang baik dengan kenaikan penjualan sebesar 347% menjadi Rp41,9 milyar dan membukukan laba bersih sebesar Rp14,08 milyar dari periode sebelumnya tahun lalu yang rugi mencapai Rp 5,24 milyar. Kinerja yang cemerlang ini didukung dari anak usaha perseroan yakni PT Alam Indah Selaras (AIS).

 

"Untuk tahun ini, kami menargetkan penjualan mencapai Rp 80 milyar dan laba bersih akan meningkat juga seiring dengan peningkatan penjualan tersebut,” tuturnya.

 


 

 

 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
23-11-2017 13:34