Main Menu

Sky Energi Siap Melantai di BEI

didi
20-02-2018 18:11

PT. Sky Energi Siap Melantai di BEI(GATRA/Didi Kurniawan/re1)

 

Jakarta, Gatra.com - PT Sky Energy Indonesia Tbk berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan melepas 203.256.000 lembar saham baru yang mewakili 20% dari modal disetor dan ditempatkan, pada harga Rp375 hingga Rp450 per lembar saham.

 

 

“Sehingga perseroan berpotensi meraup Rp76,2 milyar hingga Rp91,5 milyar,” kata Direktur Keuangan PT Sky Energy Indonesia Tbk, Christoper Liawan di Jakarta, Selasa (20/2).

 

Dengan harga penawaran tersebut, price earning ratio (PER) tahun 2018 akan berada pada rentang 12,3 kali hingga 14,75 kali . Sedangkan PER industri sejenis dikawasan Asia Tenggara berada pada 24 kali.

 

Ia menuturkan, pihaknya tengah mengincar pendapatan sebesar Rp539 milyar di tahun 2018 dan Rp627 milyar pada tahun 2019. Sementara itu, margin laba yang diharapkan pada tahun 2018 sebesar 7% dan membaik menjadi 8% dalam tiga tahun mendatang.

 

Ia mengatakan, pihaknya mengincar pertumbuhan pendapatan 15% pertahun dengan margin laba 7% - 8%. “Margin laba pada industri modul surya tidak lebih dari dua digit,” kata Liawan.

 

Guna mendukung target itu, jelas dia, perseroan akan menambah kapasitas produksi modul surya dari 100MWp menjadi 200 MWp. Hal itu seiring beroperasinya pabrik modul surya yang baru, dengan kapasitas produksi 100 MWp pada tahun 2019.

 

“Kami harap pabrik baru akan beroperasi pada tahun 2019,” kata dia.

 

Lebih lanjut Liawan menjelaskan, untuk membangun pabrik baru tersebut, perseroan menggelontorkan dana sebesar Rp228 milyar. Rinciannya, Rp110 milyar untuk pembebasan lahan, Rp37 milyar guna pembangunan bangunan pabrik dan Rp81 milyar untuk mesin produksi.

 

“Pabrik baru ini akan memiliki kapasitas produksi 100 MWp pertahun,” ucap dia.

 

Sementara itu, lanjut dia, sumber dana belanja modal itu akan berasal dari hasil penawaran saham perdana dan pinjaman bank. “Sekitar 60%-nya berasal dari pinjaman perbankan,” tutur dia.

 

Sky Energy adalah produsen modul surya. Kapasitas produksi Sky Energy saat ini adalah sebesar 100 MW modul surya (solar panel) dan 50 MW sel surya (solar cell).

 

 


 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
20-02-2018 18:11