Main Menu

BEI Akan Rilis Regulasi Terkait Pencatatan Perusahaan Migas

didi
13-03-2018 14:40

Bursa Efek Indonesia (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Maraknya perusahaan minyak dan gas bumi yang berkeinginan untuk melepas sahamnya ke publik, membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk mengeluarkan aturan baru mengenai pencatatan perusahaan minyak dan gas bumi.

Direktur Penilaian BEI, Samsul Hidayat mengatakan, dengan begitu perusahaan minyak dan gas bumi yang belum memiliki pendapatan cukup, diperbolehkan untuk mencatatkan namanya di papan bursa.

"Tinggal koordinasi dengan OJK, draftnya sudah difinalisasi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (13/3).

Samsul mengatakan, aturan tersebut bakal ditujukan bagi perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi yang mencari permodalan bagi menunjang kegiatan eksploitasi dengan tetap memiliki cadangan produksi maupun izin eksplorasi dari kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Nantinya aturan ini akan dicatatkan sebagai aturan Bursa nomor I.A.2. Kemungkinan aturan ini akan diteken pada kuartal III-2018," paparnya.

Di samping itu, lanjut dia, meski perusahan minyak dan gas bumi itu boleh melantai di bursa dengan adanya aturan tersebut, namun perusahaan itu juga serta merta harus mampu menunjukkan prospek bisnisnya dalam beberapa tahun ke depan.

"Sepertinya sudah ada lebih dari 10 perusahaan yang mengungkapkan harapannya terhadap adanya aturan tersebut," jelas Samsul.

Saat ini belum banyak perusahaan migas yang sudah menyandang stastus perusahaanterbuka. Misalnya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
13-03-2018 14:40