Main Menu

OJK Akan Atur Investasi Bitcoin

didi
12-12-2017 18:05

Ilustrasi (AFP/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Investasi bitcoin sedang marak diperbincangkan belakangan ini. Mata uang digital (cryptocurrencies) yang pertama kali dimunculkan tahun 2009 tersebut nilainya naik lebih dari 1000 persen sejak awal tahun ini. Kenaikan fantastis itu memancing para investor memburunya.



Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganggap investasi bitcoin masih belum mendapat legalitas di mata hukum, karena belum memiliki izin resmi di Indonesia. “Investasi bitcoin belum ada izin. Investasi ini belum kami atur, karena belum dilakukan secara terbuka," ‎ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen, di Jakarta, Selasa (12/12).

Ia menuturkan lebih lanjut, ke depannya OJK alan mengatur investasi ini agar nantinya tak ada kasus yang akan merugikan para investor itu sendiri.

“Iya tentunya kami akan mengatur mengenai itu (investasi bitcoin). Kami sebenarnya sudah ada regulasi mengenai investasi, terutama investasi bodong. Itupun ada Satuan Tugasnya," jelasnya.

Hoesen pun mengingatkan masyarakat dan pemilik modal, agar mengecek terlebih dahulu aspek hukum dan lainnya sebelum masuk ke investasi bitcoin. Jikalau ada yang mau menghubungi OJK, call center OJK siap melayani pertanyaan masyarakat.

Bitcoin, menurut Hoesen, bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia, ‎termasuk dalam hal produk investasi. Pasalnya, investasi ini mengandung risiko karena bentuknya pun virtual.

Sementara itu Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Management (MAMI), Katarina Setiawan menuturkan, fenomena bitcoin memang luar biasa. Pasalnya menurut dia, nilai bitcoin bisa naik turun hingga puluhan juta rupiah dalam hitungan hari.

Menurutnya fenomena mata uang digital itu bukan tidak mungkin akan terus berlanjut hingga tahun depan. “Fenomena bitcoin akan berlanjut hingga 2018," kata Katarina.

Namun demikian ia mengimbau investor untuk hati-hati. Karena Bitcoin ke depan juga punya potensi crash. Bahkan beberapa pengamat sudah mewanti-wanti untuk waspada, mengingat kenaikan Bitcoin sudah sangat besar. Berdasarkan pantauan di situs Bitcoin.net saat ini Bitcoin sudah tembus US$16.758.

"Pemain bitcoin sebetulnya kebanyakan investor ritel. Sementara investor besar masih menganggap hal yang sangat beresiko," jelas Katarina.






Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Rosyid

didi
12-12-2017 18:05