Main Menu

Bitcoin Turun Lagi, Hilang 25% Nilainya Dalam Hitungan Hari

Rosyid
28-12-2017 16:04

Ilustrasi. (Shutterstock/AK9)

Seoul, Gatra.com - Langkah-langkah pembatasan terhadap mata uang digital yang dilakukan Pemerintah Korea Selatan memberi tekanan signifikan terhadap Bitcoin. Nilai Bitcoin jatuh 11 persen menjadi dibawah USD14.000 atau kehilangan seperempat dari rekor nilai tertinggi yang tercapai pada 17 Desember lalu yang hampir menyentuh USD 20.000 seperti dilaporkan The Guardian, Kamis (28/12). Sebelumnya, Bitcoin juga turun jelan Natal.

Aksi jual terjadi saat Korea Selatan mengumumkan langkah-langkah yang akan diambil untuk memerangi aksi spekulasi yang berlebihan.

Langkah-langkah itu mencakup pencantuman identitas jelas jika membuka rekening transaksi matauang kripto. Pemerintah melarang akun anomin. Pemerintah juga menerbitkan aturan hukum baru yang memberikan wewenang kepada pemerintah/regulator untuk menutup transaksi jika diperlukan. 

Booming Bitcoin ini membawa Korea Selatan ke titik yang dinilai kebablasan. Dilaporkan sekitar 20 persen dari seluruh transaksi Bitcoin dunia berlangsung di negara itu. Pernyataan Pemerintah Korea Selatan mengisyaratkan hal itu. "Para pejabat tinggi memiliki kesamaan pandangan bawah perdagangan mata uang virtual  sudah overheating secara tidak rasional. Dan kami tidak bisa lagi mengabaikan  situasi spekualatif yang abnormal ini," demikian pernyataan pemerintah seperti dilaporkan Reuters, Kamis (28/1).

Pemerintah Seoul juga menngaman para kriminal yang ingin menggunakan bitcoin untuk kegiatan pencucian uang atau memanipulasi harganya. 
"Kami akan dengan tegas merespon kejahatan semacam itu dengan menjatuhkan pidana maksimal yang mungkin untuk pelaku," demikian pernyataan pemerintah. Pemerintah menempatkan semua opsi dimeja untuk mengendalikan perdagangan ini termasuk menutup pertukaran mata uang kripto jika dirasa perlu. 


Editor: Rosyid

Rosyid
28-12-2017 16:04