Main Menu

Kadin : Pemanfaatan Blockchain oleh Pelaku Industri Tak Terelakkan

Birny Birdieni
09-10-2018 17:41

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok, Rico Rustombi pada acara Blockchain Applications & Economics Forum 2018.(Dok. Kadin/re1)

Jakarta, Gatra.com- Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok, Rico Rustombi mengatakan, teknologi blockchain bisa dimanfaatkan di banyak sektor, baik secara parsial ataupun secara menyeluruh.

 

Pada awalnya, teknologi blockchain masih dimanfaatkan sebatas pada mata uang digital atau cryptocurrency. "Seiring berjalan waktu, teknologi ini disadari bisa dimanfaatkan di banyak sektor," ungkap Rico saat memberikan sambutan pada acara Blockchain Applications & Economics Forum 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (9/10).

Survei Credit Suisse pada 2017 menunjukkan telah terjadi pemanfaatan teknologi blockchain di sektor manufaktur dan produk konsumen hingga sebesar 58%. Lalu pada life sciences, dan health care mencapai sebesar 53%. 

“Sedangkan untuk sektor teknologi, media, dan telekomunikasi sekitar 48%. Untuk sektor jasa keuangan mencapai sebesar 36%,” ungkap Rico.

Perambahan teknologi blockchain ke berbagai sektor, menurut Rico, merupakan fakta yang tak terelakkan mengingat keunggulan teknologi ini.

“Keunggulan lainnya dari blockchain adalah efisiensi dan transparansi dalam sistem yang dibangun” ujar Rico.

Lalu dengan sistem pencatatan atau database transaksi tersebar luas atau terdesentralisasi (decentralized) di jaringan, menurut Rico, aplikasi ini menyajikan sistem keamanan data yang tangguh dan sulit diretas.

Namun demikian, Rico menyayangkan bahwa masih sedikit orang yang paham akan teknologi blockchain dan apa saja kegunaannya.

Karenanya, Kadin bekerjasama dengan jejaring komunitas blockchain, terutama Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) untuk lebih aktif melakukan advokasi dan edukasi teknologi tersebut secara luas agar penggunaan dan manfaat Blockchain.

Harapannya agar dapat segera dipahami dan diterima oleh masyarakat luas. Selain itu, Kadin juga siap menjadi mitra Pemerintah dalam penyusunan regulasi yang berkaitan dengan implementasi blockchain.

“Kami berharap terselenggaranya acara “Blockchain Applications And Economics Forum 2018” ini dapat memberikan pemahaman yang baik untuk semua stakeholder akan manfaat, peluang, tantangan dan penerapan teknologi blockchain di Indonesia,” pungkas Rico.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
09-10-2018 17:41