Main Menu

Alibaba Jadi Penasehat E-Commerce? JK: Saling Menguntungkan...

Anthony Djafar
10-09-2016 12:07

Jack Ma (tengah) saat menerima kunjungan Presiden Jokowi di Cina beberapa waktu lalu (GATRANews/Antara/dok)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut bahwa banyak manfaat dan keuntungan yang diperoleh baik dari Indonesia maupun dari perusahaan e-commerce seperti Alibaba jika ingin bekerjasama. “Seperti kita tahu Jack Ma melahirkan Alibaba, suatu e commerce yang sangat besar dan sudah merambah kemana-mana termasuk Indonesia,” kata JK di kantor Wakil Presiden, jalan Medan Merdeka Utarta, Jakarta Pusat, Jumat (9/9). 

Nah, adanya keinginan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjadikan Jack Ma sebagai penasehat e-commerce Indonesia, menurut JK juga akan memberikan warna yang lebih baik dalam dunia usaha yang ada di Indonesia. “Ada kerjasama, dua-duanya saling menguntungkan. Menguntungkan Indonesia agar mempunyai e-commerce yang baik begitu juga Alibaba yang dapat merambah Indonesia,” katanya. 

Secara bisnis, baik Indonesia maupun Alibaba punya kepentingan terutama saling bekerja sama dalam meningkatkan produk di dunia usaha mengingat Indonesia merupakan pasar potensial karena berpenduduk banyak, jika dibandingakn dengan negara lain dik awasan ASEAN misalnya. Sebaliknya, Indonesia dapat menjadikan Alibaba sebagai “lahan” untuk memasarkan produk-produk lokal. “E-commerce kan tergantung jumlah penduduk. Walaupun hebat you di Singapura, pembeli cuma 5 juta. Tapi di Indonesia kan jumlah penduduknya 250 juta,” katanya. 

Kalla menyebut bahwa potensi Indonesia yang besar dan luas dapat menjadikan daya tarik tersendiri bagi dunia usaha yang ada di luar. “Saya pikir, semua perusahaan itu justru mau ada jaringannya ke Indonesia,” ujarnya. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebelumnya menjelaskan bahwa untuk mengangkat industri e-commerce Indonesia ke dunia internasional, diperlukan penasihat yang sosoknya setingkat orang seperti Jack Ma. Kendati pendiri Alibaba itu bukanlah penasihat langsung dari Presiden Joko Widodo. Namun paling tidak akan memberikan saran dan masukan kepada steering commitee (SC) e-commerce Indonesia.

SC ini akan dicantumkan dalam Peraturan Presiden, yang dibentuk. Tujuannya untuk meningkatkan perdagangan produk Indonesia khususnya dari Usaha Kecil Menengah (UKM) agar lebih mendunia. “Usaha kecil dan menengah di Indonesia sebenarnya banyak menghasilkan produk berkualitas di dunia international, namun kesulitan dalam strategi penjualan produk-produk tersebut ke berbagai negara,” kata Rudiantara. 

Ia optimis Jack Ma bakal menyambut positif tawaran itu. “Kalau dilihat di Twitter-nya, Jack Ma, ya accept (menerima),” kata Rudiantara. Untuk itu, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan pembicaraan lanjutan dengan manajemen Alibaba. 

Kesuksesan bisnis Alibaba Group tidak lepas dari strategi pemasarannya melalui e-commerce sejak tahun 1999 silam. Jack Ma, orang yang berada berada dibelakang Alibaba sekaligus pendirinya itu makin dikenal luas setelah berhasil meraup US$25 miliar saat melantai perdana (IPO) di bursa saham New York pada September 2014 silam. Perusahaan ini terus berkembang dan kini menjadikan Alibaba sebagai perusahaan teknologi keempat di dunia, setelah Apple, Google, dan Microsoft. 


Reporter: Anthony Djafar

Editor: Nur Hidayat

Anthony Djafar
10-09-2016 12:07