Main Menu

Masuki 31 Tahun Asperindo Sambut Mega E-Commerce lewat Program ALIS

Dani Hamdani
04-04-2017 21:16

Jakarta, GATRAnews - Era perdagangan online (E-Commerce) sudah tidak bisa dihindari lagi. Salah satu sektor yang menikmati maraknya e-commerce adalah para pengusaha jasa titipan kilat. Namun bukan berarti para pengusaha sektor ini bisa berleha-leha. “Internet mendorong percepatan proses digitalisasi dan membentuk eko sistem dan bisnis proses ekspres, pos dan logistis lebih kompleks,” kata Mohamad Feriadi. 

 

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) ini menyatakan seluruh pengusaha jasa kurir harus sadar dan siap menghadapi perubahan yang didorong oleh perkembangan teknologi tersebut.

 

“Karena itu pada perayaan ulang tahun ke 31, kami mengangkat tema ‘Digitalisasi industri pos, ekspres & logistik di era mega e-commerce,” ujarnya dalam diskusi di kantor GATRAnews, di Kalibata Jakarta, Selasa (4/4/17). Feriadi datang bersama Direktur Eksekutif Asperindo Syarifuddin dan Bendahara Benny Pribadi.

 

Tema itu diambil, lanjutnya, untuk menciptakan kesadaran kolektif pada anggota dalam mewujudkan digitalisasi layanan serta memberi pesan pada seluruh stake holder bahwa Asperindo siap menggunakan teknologi ter-update di era mega e-commerce.

 

Pada 2015, lanjut Feri, total nilai e-commerce global mencapai US 16,6 triliun, yang berasal dari B2B (transaksi antar perusahaan) sebesar 15 triliun dan sisanya B2C (transaksi antara perusahaan dengan konsumen). 

 

Sementara di Iindonesia sendiri, merujuk pada Moody Analitics & Visa, nilai e-commerce pada 2015 mencapau Rp 150 triliun. Angka ini diperkirakan naik menjadi USD 20 miliar atau sekitar Rp 250 triliun pada tahun 2016 dan terus meningkat menjadi USD 130 miliar pada 2020.

 

Anggota Asperindo saat ini telah mampu melakukan penjemputan (pick up) dan penghantaran (delivery) barang dari dan ke seluruh wilayan Indonesia bahkan dunia. “Melalui pemanfaatan teknologi digital diharapkan barang-barang produk dalam negeri lebih mudah menjangkau konsumen di seluruh wilayan Indonesia bahkan global,” ujar Feradi.

 

Menurut Feri, saat ini beberapa perusahaan jasa kurir telah memiliki platform teknologi yang mampu mendukung layanan kualitas dunia. “Namun banyak juga anggota kami yang tidak sanggup investasi membuat sistem IT pendukung, karena itulah kami luncurkan Program ALIS,” kata Feri.

 

ALIS singkatan dari Asperindo Logistic Integrated Solution adalah pltaform untuk sistem logistik yang bisa dipakai oleh seluruh anggota Asperindo. 

 

“Ini platform bersama, kami tidak perlu bersaing dan saling membunuh, lebih baik bekerjasama dan saling berbagi kekuatan tapi tetap bersaing untuk meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

 

ALIS, lanjutnya, sudah siap digunakan dan akan resmi diluncurkan pada Gala Dinner ulang tahun Asperindo ke 31 yang bakal dihelat Rabu, 12 April 2017 di Grand Mercure Hotel Kemayoran.


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
04-04-2017 21:16