Main Menu

Duniahalal.com Yakin Bisnis E-commerce Semakin Tumbuh

didi
06-09-2017 18:00

Jakarta, GATRAnews - Perkembangan usaha perdagangan berbasis online atau e-commerce di Indonesia setiap tahun terus mengalami pertumbuhan. E-commerce dipandang sebagai suatu sistem atau paradigma baru dalam dunia bisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Presiden Direktur PT Galakasi Dunia Halal atau CEO duniahalal.com Ndang Sutisna menyebutkan, ke depannya dunia bisnis akan serba digital, termasuk aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup. "Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi yang terus bergerak maju, kami yakin bisnis e-commerce khususnya belanja online akan terus tumbuh," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/9).

Berdasarkan data sensus ekonomi 2016 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), industri e-commerce di Indonesia dalam 10 tahun terakhir tumbuh sekitar 17% dengan total sekitar 26,2 juta usaha. Sementara itu, mengacu data Kementerian Komunikasi dan Informatika nilai bisnis online tahun 2015 mencapai US$ 3,56 milyar atau setara Rp 46 trilyun.  

Managing Director duniahalal.com, Agung SR mengatakan, berdasarkan hal itu  pihaknya telah mempertimbangkan dengan matang untuk masuk ke pangsa pasar muslim. "Kita tahu Indonesia dengan penduduk Indonesia mayoritas muslim lebih dari 80%. Keberadaan penganut agama Islam ini adalah sebuah potensi yang sangat besar," tuturnya. Untuk tahun pertama, kata dia, perusahaan menargetkan transaksi sebesar Rp 1 trilyun dengan produk sebanyak 100.000.

Sebagai informasi, PT Galaksi Dunia Halal didirikan pada Januari 2017 yang merupakan e-commerce marketplace berbasis halal pertama di Indonesia yang menyediakan berbagai produk halal. Aplikasi belanja online ini, kata dia, menyediakan berbagai kebutuhan ibadah muslim, fashion, makanan dan minuman, produk herbal, elektronik, kebutuhan Ibu dan Anak, rumah tangga, lukisan, kaligrafi, hingga otomotif. Di samping itu, perusahaan juga menyediakan perlengkapan haji dan umroh.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Nur Hidayat

didi
06-09-2017 18:00