Main Menu

Indonesia-Korsel Bentuk IKTEC untuk Siapkan UKM Masuki Era Industri 4.0

Iwan Sutiawan
17-04-2018 01:16

Peresmian IKTEC di Jakarta. (Dok. Kemenkop dan UKM/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM bersama Korea Selatan (Korsel) membentuk Pusat Pertukaran Teknologi atau The Indonesia-Korea The Indonesia-Korea Technology Exchange (IKTEC) untuk mendukung UKM Indonesia dalam memasuki era industri 4.0.

"UKM kita akan menuju ke arah industri 4.0. Maka, peran teknologi UKM di Indonesia akan kita tingkatkan dengan mengaplikasikan teknologi dari Korea dalam mengembangkan usahanya," kata Meliadi pada acara peresmian kerjasama The Indonesia-Korea Technology Exchange Center di Jakarta, Senin (16/4).

Menurut Meliadi, kerja sama ini sanga strategis sehingga menjadi proritas bagi Kemenkop dan UKM serta sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar UKM di Tanah Air masuk ke era industri 4.0.

Kemenkop dan UKM akan mengajak UKM dari kalangan muda dan bisnis start-up serta generasi milenial untuk memanfaatkan pertukaran teknologi dengan Korsel ini. "Saya yakin, kerja sama ini akan saling menguntungkan kedua negara dalam mengembangkan UKM," ujarnya.

Meliadi menjelaskan, IKTEC merupakan kerja sama atau kolaborasi pengembangan yang dilakukan Kemenkop dan UKM dengan Kementerian UKM dan Startups Korsel. Ini merupakan implementasi kesepakatan 1st Joint Committee on SME Cooperation antara Kemenkop dan UKM dengan Small and Medium Business Administration of (SMBA) Korsel, pada 2 Maret 2017 lalu di Jakarta.

Selain itu, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kemekop dan UKM dengan Kementerian UKM dan Startups Korsel tentang kerja sama teknik bidang pengembangan koperasi dan UKM yang sudah ditandatangani pada 16 Juni 2016 lalu di New York, Amerika Serikat.

"Tujuan program ini untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas UKM Indonesia melalui pertukaran teknologi antar perusahaan/UKM Indonesia dan Korea," ujarnya.

Selain itu, lanjut Meliadi, dalam siara pers yang diterima Gatra.com, untuk menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan bisnis baru yang didorong oleh kolaborasi UKM Indonesia dan Korsel.

Sementara itu, Direktur Umum dari Kementerian UKM dan Startups Korsel, Park Dong Cheol, mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat setiap tahunnya, ditambah dengan potensi pasar dari 260 juta jiwa penduduk Indonesia.

"Kita akan terus meningkatkan kerja sama ini dengan visi dan misi bersama dalam membangun teknologi, produksi dan pemasaran produk kedua negara," kata Park Dong Cheol.

Terlebih lagi, lanjut Park Dong Cheol, dunia saat ini sudah memasuki era ekonomi digital. Karena itu, Korsel akan terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam bidang teknologi untuk memajukan UKM kedu negara..

Park Dong Cheol menambahkan, akan dilakukan pertemuan bilateral antara kedua negara untuk membahas tentang proses IKTEC, pelatihan bisnis teknologi Korsel bagi UKM kopi dan pembuatan roti, rencana promosi ekonomi digital Indonesia, diskusi joint cooperation untuk pengembangan start-up, dan lain-lain terkait pengembangan UKM di kedua negara.

Adapun kegiatan pertama program ini adalah pelatihan koordinator IKTEC yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16-18 April 2018. Tugas dari koordinator adalah untuk menemukan permintaan teknologi dari UKM Indonesia dan menganalisis permintaan tersebut, kemudian me-matching-kannya dengan UKM Korsel yang memiliki teknologi sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Pelatihan ini diselenggarakan di Kemenkop dan UKM dengan diikuti oleh sekitar 25 orang peserta dengan instruktur atau pelatih yang dihadirkan adalah Profesor Joo Jae Man (Duksung Women’s University), Choi Myunghwan (TTS Consulting Co.,Ltd), dan Seo Sung Kyu (Senior Manager, Overseas Cooperation Center, SBC).

Sedangkan Duta Besar Republik Korsel untuk Indonesia, Kim Chang Beom, dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya menyambut baik kerja sama kedua negara dalam bidang pertukaran teknologi.

"Saya berharap kerja sama kedua negara ini bisa lebih intensif dengan berdirinya The Indonesia-Korea Technology Exchange Center di Jakarta. Pemerintah Korea akan lebih proaktif lagi dalam kerja sama ini," kata Kim Chang Beom.

Acara di atas dihadiri Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, I Wayan Dipta; Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, Hasan Jauhari. Sementara dari pihak Korsel, Park Dong Cheol selaku Direktur Umum, Kementerian UKM dan Startups Korea, Kim Chang Beom selaku Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yangtaek Moon selaku Atase Komersial, Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Jungho selaku Asisten Manajer ASEIC, dan Sung Myung Ki selaku Chairman INNOBIZ Korsel.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
17-04-2018 01:16