Main Menu

Indonesia Bakal Gelar Konferensi Ekonomi Kreatif Pertama di Dunia

Bernadetta Febriana
25-09-2018 22:52

Press conference the world conference on creative economy.(GATRA/Bernadetta Febriana/re1)

Jakarta, Gatra.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Kementerian Luar Negeri akan menggelar World Conference On Creative Economy (WCCE) 2018 di BNDCC, Nusa Dua, pada 6-8 November mendatang dengan membawa tema Inclusively Creative.

 


WCCE ini adalah sebuah konferensi mengenai ekonomi kreatif yang pertama di dunia. Forum ini mempertemukan sekitar 1500 pelaku ekonomi kreatif, regulator dari 100 negara dan juga akademisi. Ketua Bekraf, Triawan Munaf menjelaskan bahwa Indonesia harus unggul di bidang ekonomi kreatif. “Indonesia harus bisa menjadi leader karena kita punya semua, keberagaman,” kata Triawan dalam acara konferensi pers WCCE di Menteng, Jakarta, Selasa (25/9) siang.

 
Dengan digelarnya WCCE di Bali, Triawan berharap akan tercipta kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif di Indonesia dan mitranya di mancanegara. “WCCE bukan pameran , ini konferensi untuk berdiskusi secara terbuka. Di konferensi ini akan lahir kesepakatan, kerjasama, common understanding, karena kita tidak bisa maju sendiri,”kata Triawan.

 
CEO Tokopedia yang juga akan hadir dalam konferensi tersebut, William Tanuwijaya, menyatakan bahwa untuk tahun-tahun mendatang, ekoomi kreatif yang akan memegang peranan di dunia. Hal ini karena ekonomi kreatif berbasis pada sumber daya manusia, bukan sumber daya alam. “Sumber daya alam bisa habis, tapi sumber daya manusia dengan segala kreatifitasnya tidak akan habis,” ujarnya.

 
Ekonomi kreatif, menurut William, juga sangat inklusif. “Di ekonomi kreatif tidak memandang gender, umur, latar belakang, agama, semua bisa menjadi pelaku ekonomi kreatif ini,” ujarnya. 

 
Selama konferensi ini direncanakan juga akan digelar “CreatiVillage”, pameran ide, konsep, dan produk kreatif dari berbagai negara. “Ruang-ruang pertemuan disiapkan untuk workshop, dialog, dan film screening, selain itu juga akan menyelenggarakan berbgai forum bisnis dan investasi, serta business matching,” kata Triawan lagi. 


Bernadetta Febriana

 

Bernadetta Febriana
25-09-2018 22:52