Main Menu

Indodax Klaim Catatkan Transaksi Rp100 Milyar per Hari

didi
14-03-2018 13:43

CEO Indodax, Oscar Darmawan. (GATRA/Didi Kurniawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Platform digital asset exchange, Bitcoin Indonesia atau bitcoin.co.id berganti nama menjadi Indodax. CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan, sejak berdiri di 2014, pihaknya telah menjadi tempat untuk membeli dan menjual berbagai digital asset bagi lebih dari 1,1 juta anggota terdaftar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

“Rata-rata pertumbuhan anggota baru pun mencapai 3.000 per hari di mana rata-rata volume transaksi yang terjadi kini mencapai lebih dari Rp100 milyar setiap harinya,” ujar Oscar di Jakarta, Rabu (14/3).

Dengan pencapaian itu, kata Oscar, Indodax akan secara terus menerus akan meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung ekosistem digital asset di Indonesia.

“Hingga saat ini, terdapat berbagai pilihan digital asset yang dapat dibeli dan dijual seperti Bitcoin, Bitcoin Cash, Bitcoin Gold, Ethereum, Ripple, Dogecoin, Litecoin, Bitshares, NXT, dan XEM, serta DASH,” kata Oscar.

Indodax, lanjut Oscar, juga berperan aktif sebagai salah satu wadah terpercaya bagi masyarakat untuk proses transaksi berbagai digital asset yang menggunakan mata uang rupiah secara langsung. Perubahan ini juga memungkinkan pengguna untuk membeli maupun menjual digital asset setiap saat, 24 jam dalam sehari, tujuh hari seminggu, bahkan pada hari libur.

"Kami percaya bahwa teknologi digital asset dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap ekonomi. Kini peranan digital asset di Indonesia di Indonesia sebagai salah satu media spekulasi pun semakin berkembang khususnya dengan makin berkembangnya teknologi blockchain,“ kata Oscar.

Oscar menegaskan, bahwa keamanan dan transparansi dalam bertransaksi digital asset menjadi fokus utama Indodax. Hal ini tercermin dari peraturan yang diterapkan oleh perusahaan di mana setiap orang yang ingin membeli atau menjual digital asset melalui Indodax, harus mendaftarkan diri sesuai dengan data pribadi yang sah untuk menghindari munculnya tindak kriminal.

Selain itu, kata Oscar, Indodax, didukung dengan teknologi blockchain yang membuat semua digital asset dan perpindahannya dapat dilacak dengan lebih mudah. "Hal itu dikarenakan semua transaksi yang terjadi tercatat secara elektronik di dalamnya," pungkas Oscar.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

 

didi
14-03-2018 13:43