Main Menu

Kerek Rupiah, Pemerintah Bakal Genjot Ekspor

Ervan
04-09-2018 18:48

Menko Perekonomian, Darmin Nasution.(GATRA/Arif Koes/re1)

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memanggil para menteri bidang ekonomi dan pejabat negara ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/9).

 

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ‎pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya guna membahas nilai tukar rupiah yang masih melemah terhadap dolar Amerika. Salah satu upaya pemerintah mengantisipasi melemahnya rupiah adalah mendorong produk-produk dalam negeri untuk diekspor agar dapat menguatkan nilai tukar rupiah.

"Pembahasannya semakin rinci, semakin detil. Tadi jauh lebih banyak bicara mengenai ekspor," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/9).

Menurut Darmin, saat ini pihaknya telah melakukan pemilihan produk yang akan menggenjot sektor ekspor. Pemerintah juga akan segera mengumumkan produk-produk yang akan dijual ke luar negeri itu.

"Jadi tolong jangan ditanya dulu, ada yang menyangkut sumber daya alam, termasuk batubara, ada juga yang menyangkut industri, ada yang menyangkut pariwisata," papar Darmin.

‎Selain menggenjot ekspor, pertemuan dengan Presiden juga membicarakan secara detil pelaksanaan pengunaan bahan bakar nabati atau biodisel 20 persen (B20), yang telah berlaku pada 1 September 2018.

"B20 sudah begitu siap dan ada Pertamina dan PLN tadi, dan PLN lebih banyak mengenai TKDN (tingkat komponen dalam negeri)‎," tukas Darmin.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Rosyid

Ervan
04-09-2018 18:48