Main Menu

5 Trik Menghadapi Krisis Keuangan Akibat Dollar Menggila

Rohmat Haryadi
05-09-2018 15:20

Dollar tembus Rp15.000 (Fotolia)

Jakarta, Gatra.com -- Dollar Amerika telah menembus Rp15.000. Krisis ekonomi bisa sewaktu-waktu mengubah kondisi keuangan, seperti kehilangan pekerjaan, pemiskinan, atau sakit mendadak. Semua bisa menjadi mimpi buruk bagi siapa pun. Peristiwa menyedihkan seperti itu mengharuskan Anda untuk membuat perubahan besar dalam hidup. Sebelum semuanya menjadi gelombang pasang kecemasan, ketakutan, dan stres.

 

Konsultan Tayyab Babar berbagi trik menghadapi krisis ekonomi dan finansial. Dia menuliskan bahwa, krisis keuangan dapat diatasi dengan mendapatkan kembali kendali diri, dan mengambil tindakan yang solid. Banyak menghemat, membayar utang, akan meningkatkan tidak hanya kepercayaan diri, tetapi juga suasana hati secara keseluruhan. Semakin sedikit Anda khawatir tentang berurusan dengan masalah keuangan, semakin dapat menikmati hidup. Jalan menuju kebangkitan finansial memang buruk, tetapi langkah-langkah untuk kembali setelah bencana keuangan terbukti dengan baik. Berikut 5 kiat menghadapi krisis ekonomi.

1. Identifikasi Masalah

Langkah pertama untuk mengatasi krisis keuangan adalah mengidentifikasi masalah utama yang menyebabkan kesulitan. Masalah keuangan umumnya merupakan indikasi masalah yang lebih besar, untuk menemukan solusi jangka panjang harus mengidentifikasi penyebab sebenarnya. Ide di balik pentingnya mengungkap masalah khusus adalah mencari solusi permanen. Sama seperti keran bocor, menempatkan ember di bawah keran adalah solusi sementara. Perbaiki keran, dan kebocoran akan berhenti secara permanen. Daripada memikirkan stres, fokuslah untuk menyelesaikan masalah yang menyebabkan masalah keuangan.

2. Buat Anggaran

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah keuangan adalah membuat rencana anggaran. Anggaran adalah rencana pengeluaran mingguan, bulanan, atau tahunan. Rencana anggaran memandu dalam memutuskan pengeluaran untuk hal-hal penting. Saat membuat anggaran, penting untuk melacak pengeluaran setidaknya selama beberapa minggu (sebulan adalah yang terbaik) untuk secara objektif melihat di mana, dan berapa banyak yang dibelanjakan. Setelah mendapatkan angka realistis anggaran, dapat meninjau anggaran secara kritis. Dan mencari area di mana dapat menghemat. Seperti, lebih sedikit untuk makan di restoran, membelanjakan lebih sedikit untuk hiburan atau hobi, membawa makan siang dari rumah ke tempat kerja.

3. Tetapkan Prioritas Keuangan

Menentukan prioritas keuangan sangat penting untuk mengatasi krisis keuangan apa pun. Prioritas ini membantu untuk membuat keputusan keuangan yang sulit seperti melunasi tagihan kartu kredit, membayar asuransi, atau menabung untuk perbaikan rumah. Menetapkan prioritas akan membantu menyelesaikan masalah uang, dan kembali ke jalur. Prioritas keuangan harus mencakup mencari cara baru untuk mendapatkan uang, seperti pekerjaan sambilan, dan lain-lain.

4. Selesaikan Masalah

Bagi kebanyakan orang, masalah keuangan dapat diatasi dengan mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan, atau sedikit kombinasi keduanya. Tetapi mungkin bukan pilihan ideal untuk semua orang. Bagi manusia, mengubah gaya hidup adalah tugas yang paling sulit, tetapi mengingat situasi krisis, kita terpaksa melakukan perubahan. Jadi untuk menghadapinya, ambil langkah kecil untuk mencapai tujuan, karena perubahan besar selalu jauh lebih sulit.

Contohnya, jika bisa menghemat Rp500.000 per bulan, terlebih dahulu harus melunasi utang kartu kredit kecil yang membutuhkan pembayaran minimum Rp500.000 setiap bulan. Dengan mengambil langkah-langkah kecil, kartu kredit akan terbayar. Ketika sudah lunas, secara permanen memiliki Rp500.000 tambahan untuk digunakan dalam anggaran setiap bulan, atau menggunakannya untuk pembayaran utang lain. Dan semua utang lunas dengan lebih cepat.

Metodologi ini disebut "efek bola salju"; menempatkan semua uang ekstra pada satu hutang untuk melunasinya lebih cepat, dan kemudian menggunakan jumlah ekstra untuk menghilangkan hutang berikutnya. Ini adalah metode yang sangat berguna untuk membayar utang lebih cepat.

5. Kembangkan Rencana dan Lacak Kemajuan

Setelah memiliki ide untuk mengatasi kesulitan keuangan , buatlah rencana yang realistis untuk mencapai tujuan keuangan pada garis waktu minggu, bulan atau tahun, dan lacak kemajuan secara terus-menerus. Misalnya, jika sasarannya adalah membayar utang Rp200.000.000, buatlah rencana dan buat garis waktu dengan jumlah uang yang akan dibayarkan setiap bulan sehingga dapat melunasinya dalam jangka waktu yang diinginkan. Setelah berada di jalan untuk mencapainya, luangkan beberapa menit untuk meninjau progresnya.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
05-09-2018 15:20