Main Menu

Freeport Anggarkan US$ 422 Juta untuk Penggunaan Komponen Lokal

Januar
21-09-2015 09:03

Kunjungan tiga menteri Kabinet Kerja di tambang PT Freeport Indonesia (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, GATRAnews - Tiga menteri dalam Kabinet Kerja, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil mengunjungi lokasi tambang PT Freeport di Jayapura. Dalam kunjungannya tersebut, pemerintah meminta Freeport untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal.

 

Pada kesempatan itu, Freeport menyatakan akan menggunakan produk dalam negeri dalam realisasi belanja lokal mencapai 36% atau sebesar US$ 422 Juta.

 

"Kami membuka kesempatan pada BUMN dan perusahaan nasional untuk melakukan penjajakan, apa saja produk dan kerjasama yang dapat dijalin dalam format B to B (business to business)," kata Direktur Utama Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin. 

 

Lebih lanjut, PT Bukit Asam Tbk telah memulai pembicaraan dengan Freeport untuk mencukupi kebutuhan energi ke perusahaan ini. "Kami sudah memulai pembicaraan dengan Freeport. Peluang yang bisa dilakukan adalah memasok batu bara bagi pembangkit listrik Freeport dan kerja sama pembangunan pembangkit listrik. Semoga segera terealisir," kata Direktur Utama PTBA Milawarman.

 

Penjualan ke perusahaan tambang ini, imbuhnya, bakal semakin menyeimbangkan pemasaran batu bara PTBA ke domestik dan ekspor. Sedangkan terkait pembangunan pembangkit, pihaknya optimistis mampu menjadi mitra proyek pembangkit Freeport baik di Timika maupun di lokasi pembangunan smelter di Gresik.

 

Khusus untuk semen, PT Semen Indonesia menegaskan rencana perusahaan untuk membangun pabrik semen di Papua bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura. 

 

Dengan perkiraaan investasi US$ 150 juta, BUMN itu mendesain pabrik dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun. Fasilitas produksi itu bakal dibangun pada 2016 dan dijadwalkan beroperasi pada awal 2019.


Reporter: Januar Rizki

editor: Dani Hamdani

Januar
21-09-2015 09:03