Main Menu

 BKPM Minta 20 Investor Korea Tambah Investasi di Indonesia

Januar
08-10-2015 19:59

Kepala BKPM Franky Sibarani (GATRA/Eva Agriana)

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani menggelar pertemuan dengan 20 investor Korea yang sudah menanamkan modalnya di Indonesia, Kamis (8/10). Ia memaparkan layanan perizinan investasi, termasuk izin 3 jam.

“Pemerintah terus melakukan berbagai upaya perbaikan kebijakan dan  iklim investasi. Termasuk penyederhanaan perizinan terkait kehutanan dan yang terbaru  izin pertanahan. Kami merasa perlu mengkomunikasikan langkah-langkah terbaru pemerintah ini kepada investor, termasuk yang sudah menjalankan investasinya di  Indonesia,” kata Franky.

Ia juga menjelaskan fasilitas investor existing yang sedang mengalami masalah PHK. Khususnya, industri sektor tekstil dan sepatu yang mengalami masalah. "Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah PHK. Jadi, bagi investor yang mengalami kesulitan dibantu, sementara yang sedang berkembang akan kami terus dorong,” tambah Franky.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah PHK. Jadi, bagi investor yang mengalami kesulitan dibantu, sementara yang sedang berkembang akan kami terus dorong,” kata Franky.

Dialog  BKPM  dengan investor Korea ini merupakan tindak  lanjut dari kunjungan Kepala BKPM mendampingi Wakil Presiden RI ke Seoul tanggal 25‐30 Agustus 2015  lalu.  Menurut catatan BKPM, realisasi investasi Korea Selatan dalam kurun waktu  2010‐Semester 1 2015 masih menduduki peringkat keempat di bawah Singapura, Jepang dan  Amerika dengan angka realisasi investasi sebesar  US$ 7,6  milliar.

Sedangkan rencana investasi PMA Korsel mengalami peningkatan hampir sebesar 40% dari US$ 1,06 milyar pada Semester I 2014 menjadi US$ 1,48  milyar pada Semester I 2015.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
08-10-2015 19:59