Main Menu

Menteri Rini Sedih: Sinergi PGN-Pertagas Mandek

Januar
26-10-2015 15:24

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (Antara/Widodo S Jusuf)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengakui sinergi dua BUMN di sektor gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dengan PT Pertagas (Persero) tidak berjalan maksimal. Kedua BUMN tersebut diinstruksikannya untuk menyediakan jaringan pipa gas kepada masyarakat namun hingga saat ini perkembangannya tidak memuaskan.

“Sinergi PGN dengan Pertagas memang belum lancar. Saya merasa sedih. Padahal keduanya ditugaskan untuk menyediakan jaringan pipa gas kepada masyarakat tetapi perkembangannya masih kurang,” kata Rini dalam acara setahun kinerja Kementerian BUMN Kabinet Kerja Jokowi-JK di kantornya, Senin (26/10).

Rini juga menjelaskan dalam peta jalan BUMN yang sedang disusun kementeriannya, memasukkan sinergi PGN-Pertagas sebagai fokus kedepan. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kedua BUMN tersebut akan digabung.

“PGN-Pertagas adalah salah satu dari roadmap kami. Akan dilihat bagaimana cara yang paling memberikan kinerja dan partisipasi optimal. Kami sangat berharap kinerja mereka dapat mendorong perekonomian nasional,” kata Rini.

Penggabungan kedua BUMN tersebut sudah direncanakan sejak pemerintahan sebelumnya saat Menteri BUMN masih dijabat Dahlan Iskan. Namun, hingga saat ini wacana tersebut belum terealisasi.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
26-10-2015 15:24