Main Menu

Menperin: Dijadikan Basis Produksi Otomotif, Indonesia Diuntungkan

didi
25-11-2015 06:57

Menteri Perindustrian Saleh Husin (GATRA/Eva Agriana)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, aksi korporasi pabrikan otomotif membangun basis produksi di Indonesia bisa menguntungkan banyak pihak. Selain memasarkan produk untuk pasar domestik, mereka juga mengapalkan kendaraan bermotor ke pasar global.

"Untuk pabrikan, mereka dapat mempercepat pengembalian investasi yang telah ditanamkan. Market share juga menguat baik untuk pemasaran dalam negeri maupun ekspor. Mereka juga makin efisien," kata Saleh Husin, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (24/11).

Ia mengatakan hal itu, pada peluncuran Innova Baru (All New Kijang Innova) produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, di Karawang Plant, Jawa Barat. Sebaliknya, lanjut Saleh, Indonesia terbantu mengurangi defisit perdagangan otomotif, yang hingga saat ini cukup emberatkan dan membebani perekonomian nasional.

Hadir pada acara tersebut, Executive Vice President Toyota Motor Corporation Seiichi Sudo, Inspektur Jenderal Kemenperin Soerjono, dan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Alat Elektronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan.

Di pabrik Karawang, kapasitas produksi Toyota Innova mencapai 5.000 unit/bulan. Toyota akan mengekspor sekitar 1500 unit/bulan Innova baru ini ke berbagai negara seperti Asia, Afrika, Karibia, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

"Pabrikan yang telah merealisasikan investasi dan ekspor seperti Toyota harus diapresiasi atas komitmennya berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

Di samping menambah investasi, menurut President Director Toyota Motor Manufacturing Indonesia , Nonami, pihaknya akan menambah karyawan baru, serta akan meningkatkan jumlah dan kepemilikan pemasok (supplier) lokal dalam kegiatan produksinya sehingga pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Indonesia.

Kemenperin berharap Toyota, mitra usaha dan perusahaan otomotif lainnya semakin banyak memproduksi kendaraan-kendaraan global untuk memasuki pasar ekspor.

Produksi dan penjualan ekspor, imbuh Saleh, menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia sudah semakin meningkat dan telah mampu bersaing dengan negara-negara produsen otomotif lainnya di ASEAN.

"Kita yakin melalui berbagai paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan sejak September kemarin akan semakin meningkatkan iklim usaha yang ada dan pada akhirnya akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk masuk ke Indonesia," ujar Menperin.

Pemerintah Indonesia bertekad untuk senantiasa menjaga, meningkatkan dan menyempurnakan iklim usaha tersebut agar para investor memiliki kepastian berusaha yang lebih baik dalam menyusun pengembangan industrinya secara lebih terukur dan terencana.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
25-11-2015 06:57