Main Menu

WIKA Targetkan Raih Kontrak Rp30 Trilyun pada 2016

didi
17-12-2015 10:24

Gedung WIKA (Gatra/Ardi Widi Yansah)

Jakarta, GATRAnews - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan kontrak baru sebesar Rp30 trilyun di 2016 dengan porsi order book mencapai Rp60 trilyun. "Tahun depan kontrak baru Rp30 trilyun. Artinya order book bisa Rp60 trilyun dari carry over yang diperkirakan senilai Rp30 trilyun," ujar Suradi, Corporate Secretary WIKA, di Jakarta, Rabu (16/12).

Untuk kontrak baru tahun depan, Suradi optimis bisa diraih dengan baik. Pasalnya terbantu oleh beberapa proyek strategis, seperti pembangunan jalur kereta cepat atau High Speed Railway (HSR) dan konstruksi pembangkit listrik.

Kontrak baru di 2016, menurutnya bakal berpengaruh pada pertumbuhan laba sebesar 20% di tahun depan, atau mencapai Rp738 milyar dari perkiraan laba sebesar Rp615 milyar hingga akhir 2015.

"Pertumbuhan laba tahun depan kami targetkan 20%. Kami berkeyakinan kalau nantinya pembangunan kereta cepat dan pembangkit listrik 2 x 1.000 MW di Jawa V dan Jawa VII bisa segera dimulai tahun depan,” jelasnya.

Sampai akhir November 2015, WIKA baru meraih kontrak Rp19,03 trilyun. Hal itu banyak diakibatkan nomenklatur pemerintah baru rampung Juni 2015. WIKA tidak bisa meraih target kontrak baru sebesar Rp31,6 trilyun hingga akhir 2015. Paling tidak, perseroan hanya bisa menggapai Rp25 trilyun.

"Kontrak yang tidak tercapai banyak diakibatkan dari tender proyek ?pembangkit listrik tidak diumumkan. ?Kami berat meraih kontrak baru, karena banyak proyek yang kita incar seperti jalan tol dan IPP," jelas Suradi.

Dalam meraih target kontrak baru Rp25 trilyun, ia menambahkan, WIKA akan menggarap proyek luar negeri dan jalan tol. Saat ini, WIKA sudah tahap akhir menggarap proyek di Timor Leste, proyek pelabuhan laut dan proyek tol trans Sumatera IV dari PT Hutama Karya (Persero) sebagai pemegang proyek.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
17-12-2015 10:24