Main Menu

Perusahaan Kosmetik Alami Cobaan Berat pada 2015

didi
13-01-2016 19:49

Gerai kosmetik (dok. Gatra)

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan industri kosmetik pada tahun lalu mengalami cobaan cukup berat, seiring perlambatan ekonomi global. Salah satu yang mengalami adalah PT Martina Berto Tbk.

Pihak Martina Berto menyatakan tahun 2015 sebagai tahun penuh perjuangan. Pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi sepanjang tahun lalu pun turut mempengaruhi kinerja perusahaan.

“Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS? tak dapat dipungkiri memberikan dampak pada perekonomian nasional. Dari pelemahan ini pun kami mencatatkan rugi kurs plus minus Rp10 milyar (unaudited),” kata Bryan David Emil, Direktur Utama Martina Berto, di Jakarta, Rabu (13/1).

Perusahaan dengan kode saham MBTO ini menyatakan, menurunnya kinerja perusahaan seiring daya beli masyarakat yang menurun.

“Di awal kan Presiden dan Wakil Presiden mengatakan bahwa target pertumbuhan 5%. Tapi ternyata hanya tumbuh 4,7%. Di masyarakat, hal ini ditandai dengan pelemahan daya beli. Karena 60% ekonomi Indonesia disumbang oleh konsumsi. Konsumsi melambat, ekonomi pun melambat. Jadi memang tahun 2015 adalah tahun yang penuh tantangan,” jelasnya.

Meski begitu, di tengah perlambatan tersebut, Bryan mengaku tetap optimistis kinerja perusahaannya tetap positif. Buktinya kata dia, perusahaan tetap bisa mencatatkan pertumbuhan positif di sisi penjualan dan pemasaran produk.

“Angka akhir tahun memang belumaudited (belum diaudit) tapi angka dalam catatan kami ada growth ?(pertumbuhan) di kisaran 3,4% dibanding tahun 2014. Di tengah kondisi ekonomi yang berat, kami bisa tetap tumbuh positif,” ujarnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
13-01-2016 19:49