Main Menu

Kadin: Ciptakan Lapangan Kerja, Transportasi Online Tak Perlu Dilarang

didi
28-03-2016 11:35

Transportasi umum berbasis online (GATRA/Rifki M Irsyad/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyampaikan, transportasi seperti Go-Jek, Grab, Uber, dan lainnya tidak dapat dilarang beroperasi di Indonesia. Menurut dia, transportasi berbasis aplikasi ini justru membawa dampak positif. Salah satunya, menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Jadi menurut saya, kalau diblokir aplikasinya, itu bukan solusi. Karena selama itu menciptakan lapangan kerja baru, itu harus diberikan kesempatan,” ujar Rosan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (28/3).

Selain itu, kata Rosan, transportasi berbasis aplikasi online ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat secara umum. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan. Masyarakat menganggap transportasi online ini memberikan keuntungan dibandingkan dengan angkutan umum lainnya.

"Jadi ini adalah shifting yang tidak dapat dibendung. Kenapa? Karena yang menikmati keuntungannya itu adalah masyarakat,” jelasnya.

Karenanya, Rosan menyarankan pemerintah harus memfasilitasi komunikasi lebih lanjut antara transportasi beraplikasi online ini dengan yang konvensional sehingga bisa dimungkinkan terjalin sebuah kerjasama yang baik.

“Kepada pelaku usaha lama, saya sampaikan ini perubahan global economy. Kerjasamakan saja. Misalnya taksi, perusahaannya apapun kasih aja aplikasi uber atau bluebird. Jadi ada dua opsi. Saya nggak tahu perusahaan mana yang terima. Tapi itu solusi,” tutur Rosan.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
28-03-2016 11:35