Main Menu

Kemenperin Targetkan pada 2019 Tumbuh 20 Ribu IKM

didi
13-06-2016 17:36

Industri Kecil Menengah Batik (GATRA/Eva Agriana/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian menargetkan pada 2016 tumbuh 2.000 Industri Kecil Menengah (IKM) baru, dan pada 2019 menjadi 20 ribu. "Kami punya pekerjaan rumah untuk menumbuhkan 4.500 IKM setiap tahun untuk mencapai 20 ribu. Namun tahun ini kesanggupan kami hanya 2.000," ujar Euis Saedah, Dirjen IKM Kemenperin, seperti dilaporkan Antara, Senin (13/6).

Menurut Euis, penumbuhan IKM yang belum maksimal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, antara lain pengaruh perubahan harga bahan baku, seperti listrik dan gas.

Euis memperkirakan, dari 2.000 IKM yang tumbuh, sebagian besar berasal dari sektor makanan dan minuman, serta fashion.

Selain itu, Kemenperin juga akan mendorong pertumbuhan IKM permesinan di luar Jawa, karena melihat potensi yang bagus, sekaligus meminimalisir untuk mendatangkan komponen mesin dari Jawa.

"Mesinnya itu bisa olahan, otomotif, komponen kapal, bisa juga mesin olahan untuk makanan," ungkapnya.

Euis menambahkan, tahun ini, Ditjen IKM mendapat alokasi anggaran sebesar Rp389 miliar, di mana sepertiganya buat dekonsentrasi daerah, sepertiga operasional IKM dan sepertiga lagi untuk penumbuhan wirausaha baru.

"Dan sekitar Rp70 milyar untuk peningkatan daya saing, seperti pendampingan konsultan, Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi halal dan Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)," tuturnya.

Kemenperin menggunakan strategi penguatan kompetensi, peningkatan pendampingan dan subsidi pembelian harga mesin, untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan dengan anggaran yang ada.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
13-06-2016 17:36