Main Menu

SKK Migas: Kegiatan Hulu Migas 97% Dioperasikan Tenaga Lokal

Birny Birdieni
05-10-2016 14:20

Kepala SKK migas Amien Sunaryadi(ANTARA/WidodoJusuf/re1)

Jakarta, GATRANews - Sekitar 97% operasional kegiatan hulu migas oleh seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) dilakukan oleh tenaga kerja Indonesia. Menurut Data SKK Migas, pada tahun 2015, jumlah TKI pada industri hulu migas mencapai 31.742 orang atau sekitar 97%. Sedangkan jumlah TKA hanya 1.022 (sekitar 3 %).  

 

Dalam rilis yang diterima GATRANews disebutkan penggunaan TKI selama 10 tahun terakhir meningkat seiring dengan bertambahnya kegiatan operasi di Kontraktor KKS.

 

“SKK Migas berkomitmen penuh mengembangkan kapabilitas dan kapasitas Nasional dalam bidang Sumber Daya Manusia,“ kata Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi saat membuka HR Summit 2016 SKK  Migas – Kontraktor KKS 2016 di Bandung, Rabu (5/10).

 

Sebaliknya, tren penggunaan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) selama 10  tahun terakhir cenderung konstan, meski banyak proyek  besar sedang berlangsung. Dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, SKKMigas berhasil mempertahankan rasio TKa tidak lebih dari 4%. 

 

Kini setelah berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), komitmen mengoptimalkan TKA tetap dipegang SKK Migas dengan bekerja sama dengan  Lembaga Sertifikasi Profesi HULU MIGAS (LSP HULU MIGAS).  Saat ini profesi di bidang Supply Chain Management (SCM) sedang dilakukan sertifikasi. Sedangkan untuk profesi Pengawas Lifting dan SDM sedang dipersiapkan oleh Tim. 

 

HR Summit  merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan SKK Migas dan Kontraktor KKS. Tema yang  dipilih tahun ini  adalah “Creative   HR  Interventions in New Normal Business Situation”. Pilihan tema ini relevan dengan tantangan yang dihadapi industri hulu migas saat ini di tengah rendahnya harga minyak dunia. 


Reporter: Birny Birdieni

Editor: Dani Hamdani 

Birny Birdieni
05-10-2016 14:20