Main Menu

PLN Tetapkan 6 Pembangkit Listrik Biomassa 54 MW di Kalimantan

Hendry Roris P. Sianturi
17-05-2017 01:28

Jakarta, GATRAnews – Siapa bilang pengadaan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) sepi peminat? Pada Selasa (16/5) kemarin, PT PLN (Persero) telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) dengan enam pengembang lokal sekaligus. PLN menetapkan swasta untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dengan total 54 MW di Kalimantan.

 

General Manager PLN Wilayah Kalimantan Selatan – Kalimantan Tengah (Kalselteng) Purnomo dan GM PLN Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) Bima Putrajaya telah menandatangani MoU dengan para pengembang di Palangka Raya. Acara seremonial tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN, Djoko Rahardjo Abumanan.

 

PLN akan membeli listrik dari enam PLTBm tersebut untuk menjamin ketersediaan listrik di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Harganya, sebesar 85% dari Biaya Pokok Produksi (BPP) setempat. Jika mengacu pada data Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, maka PLN akan membeli listrik di Kalselteng sebesar 7,4 cent/kwh dan di Kalbar sebesar 12,3 cent/kwh.

 

Menurut Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Djoko Rahardjo Abumanan, kesepakatan ini membuktikan bahwa investasi di bidang EBT masih menggairahkan. Di samping itu, penyediaan listrik akan meningkatkan rasio elektrifikasi dengan berbasis EBT di Kalimantan.

 

Djoko juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen PLN mengimplementasi Permen ESDM No 10 Tahun 2017 tentang Jual Beli Listrik dan Permen ESDM No 12 tahun 2017 tentang Harga Listrik EBT. Kata Djoko, proyek EBT ini adalah bagian dari program 35.000 MW.

 

"Kerjasama ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan listrik di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat dimasa mendatang dan menciptakan efisiensi dan efektifitas dalam menyediakan listrik bagi masyarakat," kata Djoko, Selasa (16/05).

 

Berikut enam pengembang yang akan membangun PLTBm di Kalimantan:

  1. PT Cahaya Manggala Power membangun PLTBm 10 MW. Berlokasi di Desa Purbasari, Kecamatan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Selatan.
  2. PT Biogreen Power Kobar membangun PLTBm 10 MW. Berlokasi di Desa Nanga Mua, Kecamatan Arut Utara Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Selatan.
  3. PT Fajar Mitra Energi membangun PLTBm 10 MW. Berlokasi di Desa Balai Riam, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.
  4. PT Intika Accord Power membangun PLTBm 10MW. Berlokasi di Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.
  5. PT Carpediem Elektrikal Nusantara membangun PLTBm 10 MW. Berlokasi di Desa Empaci, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.
  6. PT Pundi Global Investama membangun PLTBm 4 MW. Berlokasi di Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Reporter: Hendry Roris Sianturi

editor: Dani Hamdani 

Hendry Roris P. Sianturi
17-05-2017 01:28