Main Menu

PLN Dapat Tambahan 640 MW Dari EBT

Umaya Khusniah
02-11-2017 21:02

Perusahaan Listrik Negara (GATRA/Ardi Widi Yansah/yus4)

Jakarta, Gatra.com – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menandatangani sembilan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT). Penandatanganannya akan dilakukan pada bulan ini. "Total sembilan pembangkit listrik ada 640,65 MW," ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana, di Jakarta, Kamis (2/11).

 

Ke sembilan pembangkit listrik itu menurut Rida terletak di Sumatra Utara, Sumatra Selatan dan Jawa Barat. Juga Jawa Tengah, Gorontalo serta Lombok dan Sulawesi Tengah. Pembangkit listrik tersebut mulai dapat menghasilkan listrik sejak tahun ini hingga 2021 mendatang.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, total investasi dari  sembilan pembangkit listrik tersebut mencapai Rp 20,413 trilyun. Menurutnya ini akan menambah jumlah investasi EBT yang masih dianggap menarik dan memiliki harga kompetitif.

"Untuk akhir tahun ini Kincang. Tanjungtirta tahun depan. Di 2019 ada Cibanteng, Bakal Semarak Bone Bolango dan Koko Babak. Paling lama COD tahun 2020 di Cikaso," ungkap Andy menjelaskan.

Adapun  Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN, Nike Widyawati menjelaskan kalau penandatangan proyek dengan pihak swasta ini secara serempak dilaksanakan pada pertengahan bulan ini. Harga jual belinya sudah dilaporkan kepada menteri ESDM, Ignasius Jonan. Ia berharap persetujuan segera terbit. "Setelah terbit baru kita lakukan penadatanganan PPA," ujarnya.

 

Berikut sembilan lok­asi pembangkit listr­ik yang akan dibangu­n:

No Lokasi Pembangkit Listrik Kapasitas Investasi (Rp)
1 PLTA Poso Peaker, Sulawesi Tengah  515 MW   11,12 trilyun
2

PLTP Rantau Dadap, Sumatera Selatan 

86 MW 8,2 triliy­un
3 PLTM Bakal Semara­k, Sumatera Utara  5 MW 125,64 milya­r
4

PLTM Cibanteng, Jawa Barat

4,2 MW  71,4 milyar.
5 PLTM Cikaso 3, Ja­wa Barat  9,9 MW 182,21 milyar
6 PLTM Tanjungtirta, Jawa Tengah 8 MW 201,6 milyar
7 PLTM Kincang1, Ja­wa Tengah 0,35 MW  9,14  milyar
8 PLTM Bone Bolango, Gorontalo 9,9 MW 416,47 milyar
9 PLTM Koko Babak, Lombok 2,3 MW 86,79 milyar

 Data .Kementerian ESDM 


Reporter : Umaya Khusniah

Editor : Birny Birdieni

Umaya Khusniah
02-11-2017 21:02