Main Menu

BISI International Targetkan Laba Tumbuh 20%

didi
28-05-2018 17:26

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BISI International Tbk.(GATRA/Didi Kurniawan/re1)

Jakarta, Gatra.com - Anak usaha Charoen Pokphand, PT BISI International Tbk menargetkan laba bersih Rp 488 milyar di akhir 2018. Angka itu tumbuh 20% dari realisasi laba Rp 406 milyar di 2017.


Naiknya pendapatan menjadi pemicu kenaikan laba emiten produsen bibit hibrida ini. “Untuk pendapatan kami harapkan bisa naik 20% menjadi Rp 2,773 trilyun dari realisasi 2017 sebesar Rp 2,310 trilyun," kata Direktur Utama PT BISI International, Jemmy Eka Putra di Jakarta, Senin (28/5).

Ia menjelaskan, demi menggenjot target, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 105 milyar. Dari total capex tersebut, sebesar 75% untuk meningkatkan lahan untuk riset dan memproduksi benih hidup.

“Sementara sebesar 10% untuk pengembangan laboratorium teknologi, dan sebesar 15% untuk perawatan (maintenance),” jelasnya.

Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BISI International Tbk, diputuskan untuk pembagian dividen tunai sebesar sebesar Rp 100 per saham atau sebesar total Rp 300 milyar kepada pemegang saham. Dividen itu setara dengan 74,41% dari laba bersih tahun 2017.

BISI sepanjang tahun 2017 membukukan penjualan Rp 2,31 trilyun, naik 24,74% dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 1,85 trilyun. BISI juga berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 20,0% di tahun 2017 menjadi Rp 403,3 milyar dibandingkan Rp 336,2 milyar di tahun 2016.

BISI International merupakan produsen bibit hibrida untuk tanaman jagung, padi dan holtikultura, serta produsen pestisida dan distributor pupuk.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Arief Prasetyo

didi
28-05-2018 17:26