Main Menu

Memasuki Libur Lebaran, Garuda Indonesia Sediakan 150 Ribu Kursi Tambahan

Sandika Prihatnala
11-06-2018 16:31

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury (Dok. Gatra/MEF/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Memasuki H-3 lebaran, maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia sediakan 150 ribu kursi tambahan. Kursi penerbangan ekstra diterapkan sejak 8 Juni hingga 24 Juni.

 

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, pada periode peak season lebaran ini kondisi operasional Garuda indonesia terbilang moncer. Bahkan, menurutnya maskapai berkode saham GIAA on time performance (OTP) mencapai 90% dengan jumlah penerbangan 612 per hari.

"Bahkan pada saat yang lalu mencapai 630 penerbangan," katanya kepada wartawan di Terminal 3 Soekarno Hatta, Tanggerang, Senin (11/06).

Pada periode peak season, lanjut Pahala, Garuda Indonesia menyediakan total kapasitas tambahan 150.000 kursi untuk 768 tambahan frekuensi penerbangan. Ia menambahlan kursi penerbangan ekstra juga diterapkan mulai 8 Juni hingga 24 Juni atau H-7 sampai H+9.

"Kami menyiapkan extra flight, masa puncaknya tanggal 19 sampai 20, extra flight dan bigger aircraft kami siapkan selama periode Lebaran," jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap, kondisi operasional yang lancar ini bisa terus berlangsung sampai masa peak seasion selesai. "Kalo sesuai dengan arahan kementerian perhubungan kan periode peak season ini antara tanggal 8 sampe dengan tanggal 24," ungkap mantan Direktur Keuangan Bank Mandiri ini.

Selanjutnya, ia bilang, puncak arus mudik lebaran tahun ini telah terjadi pada tangga 9 Juni lalu. Meski begitu, ia menambahkan masih ada puncak arus mudik kedua yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 13 Juni besok.

Karena itu, ia berharap, agar musim mudik tahun ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga ia berjanji, akan terus melakukan edukasi maupun sosialisasi terhadap para calo penumpang Garuda Indonesia agar lebih efisien dalam memanfaatkan fasilitas yang ada.

"Jadi seperti penggunaan teknologi, online check, menggunakan aplikasi Garuda Indonesia kita harapkan juga dimanfaatkan oleh para penumpang khususnya yang akan melakukan perjalanan di dalam negeri (domestik), karena memang penggunaan daripada online check in sudah bisa diterima di bandara-bandara untuk tujuan domestik," katanya lagi.

Memang ada pemandangan yang tidak biasa pada musim mudik lebaran tahun ini pada trasnportasi udara, seperti pantauan gatra, tidak tetlihat tumpukan penumpang ataupun antrian yang cukup panjang di terminal 3 Soetta.

Kondisi ini juga diakui oleh Pahala, menurutnya, memang saat ini di bandara secara visual tidak terlihat aktivitas yang lebih meningkat dibandingkan dari tahun lalu. Sebabnya, masa periode libur bersamanya yang lebih panjang. "Antara tanggal 8 - 15 ini kan ada sekitar 8 hari. Kalo tahun lalu kan jauh lebih pendek, sekitar 3 hari saja untuk bisa melakukan mudik lebaran," pungkasnya.


Reporter :MEF

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
11-06-2018 16:31