Main Menu

VIVA Bukukan Pendapatan Rp 625,6 Milyar di Kuartal I 2018

didi
26-06-2018 17:27

Logo Viva Media Asia. (Dok. Viva/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Visi Media Asia Tbk, membukukan pendapatan pada kuartal I 2018 mencapai Rp 625,6 milyar.

 

Pada kuartal yang sama perusahaan dengan kode saham VIVA tersebut juga mencatat EBITDA atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi sebesar Rp 129,0 milyar.

“Kondisi itu di tengah belanja iklan yang tengah melemah,” ujar Presiden Direktur PT Visi Media Asia, Anindya Bakrie di Jakarta, Selasa (26/6).

Ia menjelaskan, pada tahun 2017, di tengah-tengah menurunnya belanja iklan bersih TV FTA yang turun sebesar 2,3%, VIVA mampu mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 3,3% menjadi Rp 2,8 trilyun.

Sementara itu laba bersih pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 151,7 milyar. Pencapaian ini disebabkan penghasilan yang bersifat one-time yang timbul dari partisipasi perseroan di program tax amnesty pada tahun 2016.

"Jika disesuaikan untuk penghasilan yang bersifat one-time ini, maka laba bersih pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp 131,0 milyar dengan pertumbuhan sebesar 15,8% pada 2017," jelas Anindya.

Anindya menjelaskan, VIVA sebagai induk dari PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menargetkan pertumbuhan pendapatan 2018 sebesar dua kali lipat dari pertumbuhan industri televisi Free to Air (TV-FTA)

Anindya menyebutkan, pertumbuhan pendapatan pada industri TV-FTA di 2017 menurun menjadi 2,3%. "Tahun ini kami menargetkan revenue sebesar dua kali lipat dari industri, karena kami kami akan meningkatkan market share," ujarnya.

Dia mengklaim, selama 2011-2017, perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan TV Share sebesar 94%. "Kontribusi terbesar pertumbuhan VIVA di 2017 adalah ANTV sebagai televisi hiburan, tvOne berhasil mempertahankan status sebagai stasiun televisi berita dan olahraga nomor satu," tuturnya.

Anindya menyatakan, laju pertumbuhan majemuk (CAGR) VIVA pada 2015-2017 sebesar 14,7% atau melampaui industri media. Dia mengatakan, pada 2017 laba bersih VIVA sebesar Rp151,7 milyar. "Pada Kuartal I-2018, VIVA membukukan pendapatan Rp625,6 milyar," ucap Anindya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pada tahun ini perseroan tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih 2017. "Tetapi, selama empat tahun terakhir MDIA membagikan dividen. Nantinya, VIVA akan mengikuti MDIA dalam waktu dekat ini," pungkasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor : Mukhlison

didi
26-06-2018 17:27