Main Menu

Pasca Gempa Lombok, Garuda Indonesia Sediakan Penerbangan Ekstra

Hendry Roris P. Sianturi
07-08-2018 10:12

Maskapai Garuda Indonesia (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Maskapai Garuda Indonesia akan kembali menambah extra flight pada Selasa (7/8) rute Lombok - Denpasar PP sebanyak tiga kali penerbangan. Salah satu penerbangan menggunakan pesawat berbadan besar A330 seri 300.

 

Adapun nomor penerbangannya yaitu, GA4364 / ATR / DPS-LOP / 08.20 LT, GA4374 / ATR / LOP-DPS / 09.40 LT, GA4377 / B738 / DPS-LOP / 08.50 LT, GA4376 / B738/ LOP-DPS / 10.35 LT, GA4506 / A330 / DPS-LOP / 13.30 LT dan GA4507 / A330 / LOP-DPS / 15.00 LT.

Tujuan penambahan ini untuk mangakomodir peningkatan penumpang pada kedua kota. Melalui antisipasi penyediaan penerbangan tambahan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses evakuasi para wisatawan melalui Bali.

Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 % sesuai ketentuan berlaku. Mengingat, peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok.

“Untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok,” kata VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia, Hengki Heriandono dalam keterangan resmi.

Menurut Hengki, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan layanan kebandar-udaraan. Untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan dari dan menuju Lombok maupun Denpasar, Bali.

Hengki mengatakan, Garuda Indonesia juga akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan peristiwa gempa bumi di Lombok. “Seperti kendala operasional yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan,” katanya.

Garuda Indonesia menghimbau kepada para penumpang untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui call center Garuda Indonesia di nomor 021-23519999 dan 0804 1 807 807.

“Penumpang juga dihimbau untuk memastikan nomor kontak atau alamat e-mail yang tercantum pada tiket agar kami dapat menghubungi apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan,” katanya.


Reporter : Hendry Roris Sianturi
Editor : Mukhlison 

Hendry Roris P. Sianturi
07-08-2018 10:12