Main Menu

Memperingati Kemerdekaan PT Pertamina EP Eksplorasi Sumur Baru di Sulawesi

Mukhlison Sri Widodo
19-08-2018 09:02

Peringatan HUT RI ke-73 di Pertamina EP Toili Barat, Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. (Dok. Pertamina EP/FT02)

Banggai, Gatra.com - Bertepatan dengan peringatan hari Kemerdekaan, PT Pertamina EP anak usaha PT Pertamina melakukan pengeboran sumur minyak baru, berkode Wolai - 001 (WOL - 001) di Desa Uwelolu, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah.

Penancapan perdana alat bor atau tajak sumur sudah dilakukan per 17 Agustus pukul 00.01 dinihari.

"Target pemboran membutuhkan waktu sekitar 73 hari dengan kedalaman 2.365 meter," ujar Nanang Abdul Manaf President Director PT Pertamina EP sepeti dikutip dari rilisnya Sabtu (18/08).

Aksi PT Pertamina EP yang bergerak di bidang hulu migas, di bawah naungan SKK Migas menjadi komitmen dalam meningkatkan cadangan migas dalam negeri.

Nanang menambahkan bahwa status pemboran sumur sudah mencapai kedalaman 395 meter per tanggal 18 Agustus 2018 dari target total 2.365 meter di bawah permukaan laut. 

"Target yang kita harapkan dari sumur WOL - 001 ini adalah gas sekitar 250 BCFD atau setara dengan 41.82 MMBOE dengan biaya sekitar USD 11 Juta", kata Nanang.

Nanang menyatakan untuk bisa optimal melakukan pemboran, perlu juga mempertahankan masalah keselamatan. 

Selain itu, Nanang menegaskan, pengidentifikasian pemilihan tipe lumpur pemboran juga harus diperhatikan dan harus dilaksanakan oleh tim Cementing yang berpengalaman dan memiliki keahlian khusus mengingat karakteristik yang ada di Mentawai Formation, agar pemboran memperoleh hasil seperti yang diharapkan. 

"Apabila kita bisa efisien dalam bekerja kita bisa menambah sumur baru dan mencari sumber cadangan baru,” ujar Nanang.

Sumur eksplorasi WOL - 001 ini dibor menggunakan Rig PDSI D1000E No. 52 dengan kemampuan 1.000 HP dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak dibidang services untuk kebutuhan industri migas.

Menurut Budhi N. Pangaribuan Direktur Utama PT PDSI, ini merupakan wujud sinergi positif antara anak perusahaan Pertamina Group dimana kemampuan Rig PT PDSI terbukti bisa bersaing dengan Rig dari perusahaan lain. 

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan operasi pemboran ini dengan tetap mengedepankan aspek safety dan kami siap untuk mensupport kebutuhan perusahaan migas di seluruh Indonesia,” ujar Budhi.


Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
19-08-2018 09:02