Main Menu

SHIFT Bakal Gelar Penghargaan Buat Pelaku Bisnis

Aries Kelana
11-10-2018 16:34

Jumpa Pers Shift Indonesia. (Dok. Shift Indonesia/awy)

Jakarta, Gatra.com - SHIFT Indonesia kembali menggelar Indonesia Operational Excellence Conference and Award 2018 atau OPEXCON 2018. Acara yang akan berlangsung pada 7 November 2018 di The Ritz Carlton, Jakarta, itu merupakan acara tahunan SHIFT Indonesia.

 

OPEXCON merupakan platform untuk mempertemukan para pelaku bisnis dari lintas sektor untuk berbagi pengetahuan bisnis terkait budaya operational excellence.

Pada tahun ketujuh ini penyelenggaraan, OPEXCON akan mengangkat tema “Agility, Customer Centricity and Operational Transformation in VUCA World”. Topik ini dipilih untuk membantu industri di Indonesia lebih siap dalam menghadapi era VUCA (Volatile, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang penuh dengan gejolak dan ketidakpastian.

“OPEXCON 2018 akan menghadirkan para business leaders di Indonesia yang sudah implementasi suatu metode atau sistem untuk menyesuaikan dengan era VUCA. Oleh karena itu seluruh Perusahaan di Indonesia yang ingin mengetahui solusinya wajib untuk hadir di OPEXCON 2018,” kata Ferdinan Hasiholan, Chairman SHIFT Indonesia, seperti dalam rilisnya yang diterima Gatra.com, Kamis (11/10). Seperti biasa, acara ini selalu selalu menghadirkan 1000 peserta potensial dari berbagai industri.

Selain konferensi, SHIFT Indonesia juga akan memberikan penghargaan kepada perusahaan swasta dan BUMN terbaik yang berhasil melakukan efisiensi dan meningkatkan profitabilitas perusahaan melalui perbaikan proses yang berkelanjutan (continuous improvement). Sebagai informasi, setiap tahunnya SHIFT Indonesia menyelenggarakan kompetisi project di bidang improvement. Tahun ini final penjurian OPEXCON Project Competition dilangsungkan pada 9-11 Oktober 2018.

“Eksistensi OPEXCON menjadi bukti bahwa perusahaan di Indonesia terus melakukan perbaikan pada proses dan sistem secara berkesinambungan. Oleh karena itu OPEXCON memberikan apresiasi kepada perusahaan yang melakukan perbaikan secara konsisten dan berkontribusi besar bagi organisasi dan juga individual,” ujar Ferdinan.

Sementara itu, Hendra Yetty, Kabid. Litbang Teknologi Industri, Puslitbang Teknologi Industri dan Kekayaan Intelektual, Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung OPEXCON. Menurutnya, seiring dengan perubahan yang terjadi di sektor industri global termasuk adanya revolusi industri 4.0, pelaku bisnis perlu menyesuaikan dan mempersiapkan diri dengan terus melakukan improvement untuk meningkatkan daya saing industrinya.

Kompetisi ini, lanjut Hendra, menampilkan proyek-proyek perbaikan secara berkelanjutan yang telah sukses dilakukan oleh perusahaan-perusahaan, dengan hasil yang terbukti dapat meningkatkan produktifitas, efisiensi dan atau profit perusahaan nya. "

Diharapkan proyek-proyek perbaikan ini terus dilakukan dan mendapatkan perhatian dan dukungan penuh, baik dari pihak manajemen perusahaan maupun dari pemerintah, sehingga dapat meningkatkan daya saing industri nasional. Untuk itu maka perlu diberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berhasil sebagai pemenang OPEXCON Project Competition,” terangnya.


Aries Kelana

 

Aries Kelana
11-10-2018 16:34