Main Menu

Pemerintah Masih Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Tahun Depan

Januar
22-09-2015 11:32

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (GATRAnews/Erry Sudiyanto)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan, Bambang Permadi Sumantri Brodjonegoro mengajukan perumbuhan ekonomi sebesar 5,3% dalam asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016. Realisai belanja pemerintah dinilai menjadi penopang pertumbuhan tahun depan.

 

 

“Kalau boleh kami mengusulkan pertumbuhan di 2016, sebesar 5,3 persen,” katanya saat Rapat Kerja dengan Komisi XI membahas asumsi dasar RAPBN 2016 di Jakarta, Senin malam (21/09).

 

Bambang menjelaskan tahun depan, konsumsi domestik diperkirakan akan sedikit mengalami perlemahan. Namun di sisi lain, belanja pemerintah akan mengalami peningkatan. 

 

Asumsi tersebut merupakan revisi dari sebelumnya yang sebesar 5,5%. Angka ini dianggap lebih realistis dalam menyikapi perkembangan ekonomi global saat ini hingga tahun depan.

 

Menurut Bambang, saat ini yang masih memberi pengaruh bagi pertumbuhan Indonesia adalah pertumbuhan ekonomi Tiongkok. “IMF masih menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2016, namun Tiongkok akan melemah,” katanya. 

 

Bambang juga menambahkan ekonomi Indonesia harus tetap waspada karena kondisi global masih melambat. “Karena ekonomi Indonesia dekat dengan Tiongkok terutama ekspor dan impor, maka kita harus waspada dengan sign kurang bagus tersebut,” katanya.

 

Sepanjang semester I ini, pertumbuhan ekonomi nasional hanya 4,7%. Padahal, tahun sebelumnya pertumbuhan mencapai di atas 5%. 


 

Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
22-09-2015 11:32