Main Menu

OJK Dorong Peningkatan Pembiayaan untuk Ekonomi Kreatif & Eksportir

Januar
28-09-2015 20:13

Pameran sejumlah produk industri kreatif di Semarang (ANTARA/Rekotomo)

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyusun kesepakatan kerjasama antara Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dengan Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (ASIPPINDO) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tentang Penjaminan Pembiayaan Berorientasi Ekspor dan Ekonomi Kreatif.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri ekonomi kreatif dengan mendorong peningkatan pembiayaan ekspor melalui sektor keuangan. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad menjelaskan industri kreatif perlu didorong karena kontribusinya sangat besar, menduduki peringkat ke 6 penyumbang PDB Nasional dengan kontribusi rata-rata hampir 8% PDB.

Selain itu, industri kreatif ini juga menyumbang hampir 10% terhadap ekspor nasional. “Sudah saatnya kita fokus pada pengembangan industri ini. Saya percaya bahwa penyediaan akses keuangan pada industri ini akan mampu mengakselerasi berkembangnya industri kreatif karena akses terhadap pembiayaan adalah salah satu kendala terbesar bagi berkembangnya industri ini,” kata Muliaman.

Nota Kesepahaman ini merupakan perwujudan sinergi dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional melalui akselerasi Pembiayaan Berorientasi Ekspor dan Ekonomi Kreatif dengan mengoptimalkan peran dan tugas masing-masing industri keuangan.

Untuk melaksanakan Nota Kesepahaman ini, APPI, ASIPPINDO, dan LPEI bersama-sama menyusun Pedoman Kerja yang menuangkan secara lebih rinci bidang-bidang kerjasama tersebut di atas.

Pedoman Kerja akan ditetapkan segera setelah ditandatangani Nota Kesepahaman tersebut. Diharapkan melalui kerjasama APPI, ASIPPINDO, dan LPEI, Pembiayaan Berorientasi Ekspor dan Ekonomi Kreatif dapat tumbuh secara optimal guna mempercepat pertumbuhan perekonomian nasional.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno, Ketua Umum ASIPPINDO Diding S. Anwar, Direktur Pelaksana II LPEI Isnen Sutopo, dan Direktur Pelaksana V LPEI, Omar Baginda Pane. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Menkeu Bambang Brodjonegoro dan Kepala Badan EKonomi Kreatif Triawan Munaf menyaksikan kesepakatan yang ditandatangani di Kantor OJK Menara Merdeka, Jakarta.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
28-09-2015 20:13