Main Menu

Deflasi 0,05%, Menko Darmin Nilai Akibat Ekonomi Melambat

Januar
01-10-2015 15:23

Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan terjadinya deflasi sebesar 0,05% pada September menunjukkan terjadinya perlambatan konsumsi masyarakat. Darmin meminta agar tidak buru-buru mengartikan deflasi itu terjadi karena ekonomi membaik.  

 

 

“Sebetulnya harus dilihat deflasinya karena apa, di satu pihak kedengaran bagus tapi sebetulnya di pihak lain pertanda bahwa permintaan juga sedang melambat di dalam ekonomi,” kata Darmin Nasution di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/10).

 

Sisi lain, Darmin mengatakan deflasi ini juga diakibatkan terkendalinya harga pangan. “Pangan yang membuat inflasi naik, turun. Dari sana itu berarti pangannya ada mungkin kenaikan disana sini tapi secara umum tidak terjadi kenaikan yang kemudian membuat inflasi terjadi,” kata Darmin dikutip dari Setkab.

 

Ia juga mengingatkan perlunya mempelajari kondisi ini karena permintaan yang melambung. “Jadi kita tidak bisa membanggakan betul itu sebagai keberhasilan tapi di pihak lain itu berita yang jelek juga nggak, jadi ada positifnya ada negatifnya,” katanya.

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengumumkan. pada September 2015 terjadi deflasi sebesar 0,05%. Adapun inflasi tahun kalender mencapai 2,24%. Sementara itu, inflasi tahun ke tahun 6,83 persen, inflasi komponen inti 0,44%, lalu untuk komponen inti tahun ke tahun 5,07%.


 

Reporter: Januar Rizki

Januar
01-10-2015 15:23