Main Menu

KKP Kembangkan Udang Galah di Garut di 2017

Arif Prasetyo
21-11-2016 14:05

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) selain menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang Garut, juga akan mengembangkan komoditas udang galah.


“Di tahun 2017 KKP melalui DJPB akan mengembangkan komoditas udang galah di Garut melalui program Revitalisasi Tambak. Yang diharapkan komoditas tersebut menjadi unggulan kabupaten ini,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, di Garut, Jumat (18/11).

Program yang sedang digalakkan adalah Minapadi yang dipadu dengan budidaya udang galah dengan mengoptimalkan fungsi lahan sawah irigasi. UGADI (Udang Galah Bersama Padi) merupakan pengembangan dari Mima Padi yang lebih dulu diperkenalkan ke masyarakat.


UGADI merupakan salah satu langkah guna meminimalisasi alih fungsi lahan padi. Seperti sudah banyak diketahui bahwa banyak lahan padi yang berubah fungsi dan menggerus lahan sawah yang mengancam kedaulatan pangan nasional.


Metode ini diharapkan alih fungsi lahan sawah dapat berkurang dan dapat meningkatkan produktivitas pembudidaya serta mewujudkan kedaulatan pangan nasional.


Slamet menambahkan, potensi perikanan Kabupaten Garut cukup besar yakni potensi kolam air tenang di Garut sebesar 4.000 hektare yang sudah termanfaatkan sebesar 3.327,84 hektare atau sekitar 83%. Serta potensi tambak sebesar 1.000 hektare dan baru termanfaatkan sebesar 27,58 hektare atau sekitar 2,75%, menjadikan Garut salah satu sentra perikanan budidaya.


“Apalagi Garut merupakan salah satu penyumbang kontribusi produksi ikan di tahun 2015 sejumlah 56,01 ribu ton dari total produksi Jawa Barat tahun 2015 sebesar 1,7 juta ton,” ujar Slamet.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
21-11-2016 14:05