Main Menu

Nelayan Pantura Beralih dari Cantrang ke Alat Ramah Lingkungan

Arif Prasetyo
31-01-2017 16:33

Tegal, GATRAnews - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) memberikan pelatihan alat tangkap ramah lingkungan kepada nelayan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal, Jawa Tengah. Pelatihan diberikan kepada nelayan di 12 Kabupaten/Kota di sembilan provinsi se-Indonesia.


Pelatihan pertama diadakan selama lima hari pada 26-30 Januari 2017 kepada 90 nelayan Pantura yang berasal dari Kabupaten Pati, Rembang, dan Batang.

Pelatihan ini sebagai bentuk dari kebijakan Menteri Susi Pudjiastuti mengeluarkan aturan pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang/trawls.

Berdasarkan surat edaran nomor 72/MEN-KP/II/2016, mengenai pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang di WPPNRI (Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia), nelayan wajib mengganti cantrang dengan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan demi keberlangsungan sumberdaya ikan.

 “Kami berharap nelayan bisa mengganti cantrang dengan alat tangkap ramah lingkungan, demi keberlanjutan sumberdaya ikan untuk anak cucu kita,” ujar Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan (Puslat KP) Mulyoto di BPPP Tegal, Selasa (31/1).

KKP juga memberikan bantuan penggantian alat tangkap cantrang ke gillnet millennium kepada ratusan nelayan. “Ini komitmen KKP untuk mendampingi nelayan agar sepenuhnya bisa beralih dari cantrang, sehingga nantinya nelayan bisa sejahtera karena stok ikan di laut meningkat,” papar Mulyoto.

Wali Kota Tegal Siti Masitha menyampaikan, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan harapan yang baru, agar nelayan dapat memenuhi kebutuhan kehidupannya.


Sebetulnya nelayan di Tegal tidak berkeberatan untuk mengganti alat tangkap cantrang, hanya saja tidak semua mendapat bantuan alat tangkap pengganti sehingga mereka masih harus menyesuaikan dan mencari cara.

Sementara, Supani nelayan asal Batang, Jawa Tengah megatakan, sudah dua tahun terakhir tangkapan ikan menurun. Ia mengerti maksud pemerintah untuk mengganti alat tangkap biar ikannya banyak, karena itu kami mau mengganti alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.

Nelayan Pantura berharap dengan pelatihan ini bisa diberikan solusi terkait penggantian alat tangkap cantrang, sehingga pengoperasian alat tangkap baru yang lebih ramah lingkungan tidak menurunkan pendapatan mereka.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
31-01-2017 16:33