Main Menu

Jokowi: Perdagangan Indonesia-Saudi Menurun

Ervan
16-02-2017 16:33

Jakarta, GATRAnews - Selain membahas rencana kunjungan Raja Salman, pertemuan antara Majelis Syura Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia yang dipimpin ketuanya Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Sheikh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/2) siang, juga menyinggung banyak hal terkait hubungan kedua Saudi Arabia dengan Indonesia.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa kedua parlemen didorong untuk bekerjasama,  membantu upaya-upaya pemerintah kedua negara untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama,” kata Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Abdurrahman M. (AM) Fachir kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Majelis Syura Saudi Arabia itu.

Secara khusus, lanjut Wamenlu, Presiden menyampaikan beberapa hal antara lain menyangkut perdagangan,  kerjasama perdagangan dan ekonomi, dimana disampaikan catatan ada penurunan yang cukup signifikan, dari 2014-2015 sebesar 36%. “Juga dimintakan bantuan dari Ketua Majelis Syura Saudi untuk realisasi berbagai rencana dan komitmen investasi di Indonesia,” terang Fachir.

Hal lain yang juga disampaikan, menurut Wamenlu, adalah isu tentu menyangkut perlindungan warga Indonesia di Arab Saudi, baik yang melaksanakan haji, umroh, maupun yang bermukim di negara tersebut yang cukup besar.

“Beliau secara khusus juga mendorong agar kedua parlemen juga bekerja sama dalam upaya memerangi terorisme dan menyebarkan Islam yang toleran, yang damai, Islam yang rahmatan lil’ alamin, karena Ketua Majelis Syura ini mempunyai perhatian khusus mengenai terorisme. Beliau memiliki dan mengarang buku mengenai terrorism and how to treat it,” ungkap Fachir.

Menanggapi hal itu, menurut Wamenlu, Ketua Majelis Syura Saudi Arabia mengemukakan, bahwa penurunan volume perdagangan tersebut tidak hanya khas Indonesia, tetapi juga hampir di seluruh dunia, terutama karena faktor menurunnya harga minyak.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

Ervan
16-02-2017 16:33