Main Menu

KKP Kukuhkan APMN untuk Tekan Pakan Ikan Impor

Arif Prasetyo
12-04-2017 15:05

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, tahun 2019 total produksi perikanan budidaya nasional diproyeksikan mencapai 31,3 juta ton. Di mana sebesar 11,7 juta ton merupakan produksi ikan. Untuk memenuhi angka capaian produksi ikan itu, dibutuhkan setidaknya 14 juta ton pakan ikan.


“Tantangan perikanan budidaya ke depan adalah bagaimana memenuhi kebutuhan pakan ikan yang efisien dan berkualitas,” jelas Slamet dalam pesan tertulis, di Jakarta, Rabu (12/4).

Untuk memenuhi pakan ikan mandiri, Slamet mengukuhkan kepengurusan 20 pelaku usaha pakan mandiri dari berbagai propinsi di Indonesia. Sementara, Dirjen Perikanan Budidaya menjadi wadah Asosiasi Pakan mandiri Nasional (APMN). Wadah ini diharapkan akan menjadi mitra KKP dalam pengembangan pakan mandiri nasional.

Ketua Asosiasi Pakan Mandiri Nasional, Syarifuddin, menyatakan, akan berusaha secara optimal untuk membantu pengembangan gerakan pakan ikan mandiri (Gerpari) yang telah dicanangkan oleh KKP.

Intinya keberadaan APMN diharapkan akan mampu mengkoordinasikan para pelaku usaha pakan mandiri untuk mendukung pengembangan usaha budidaya di sentra produksi di berbagai daerah.

Selama dua tahun berjalan, 2015 dan 2016, program Gerpari telah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Produksi pakan ikan mandiri yang dihasilkan dari program Gerpari mengalami peningkatan dari 16.800 ton di 2015 menjadi 62.100 ton pada 2016 atau mengalami peningkatan sebesar 300%.


Di samping itu penggunaan varian bahan baku pakan ikan lokal dalam Gerpari juga turut berkontribusi terhadap penurunan volume impor bahan baku pakan ikan.
 
Diketahui, pakan merupakan penyusun terbesar biaya produksi usaha budidaya yang mencapai lebih dari 70%. Di sisi lain, harga pakan pabrikan cenderung menunjukkan tren kenaikan, sehingga menyebabkan turunnya efisiensi usaha budidaya.

Belum lagi kondisi ini dipicu oleh keterbatasan industri pakan dalam memanfaatkan bahan baku lokal untuk dijadikan pakan ikan. Dampaknya, industri masih bergantung pada bahan baku pakan impor, terutama tepung ikan.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
12-04-2017 15:05