Main Menu

Produk Pakan Ikan BBPBAP Jepara Siap Bersaing di Pasaran

Arif Prasetyo
07-06-2017 13:11

Jepara, GATRAnews - Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Jawa Tengah tidak hanya melakukan pembenihan ikan, tapi juga memproduksi pakan ikan. Pabrik ini mampu menghasilkan kapasitas produksi hingga 400 kg per jam dengan kualitas yang baik.


Pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan pakan sebanyak 6 ton ke berbagai daerah seperti Banjarnegara dan Boyolali. Produk pakan ini telah mendapat respon positif dari pembudidaya lele di Kampung Lele Boyolali. Ini diakui Sri Widodo salah seorang pembudidaya lele, bahwa pakan BBPBAP Jepara justru tidak kalah kualitas dengan pakan pabrikan.

“Kami telah buktikan pakan produksi BBPBAP Jepara kualitasnya sama dengan pabrikan. Dengan FCR mencapai 0,7-0,8, kami mampu meraup nilai tambah keuntungan hingga 3.000 rupiah per kg,” aku Widodo.

Sementara, Kepala BBPBAP Jepara, Sugeng Raharjo mengatakan, rahasia kualitas pakan ada pada formulasi yang digunakan. Tantangan pakan adalah bagaimana menjamin agar efisiensi pakan bisa ditingkatkan atau rasio konversi pakan (food conversion ratio) bisa ditekan.

“Kami berhasil menyusun sebuah formulasi dengan penambahan enzyme untuk meningkatkan kecernaan pakan. Ini penting agar pakan lebih banyak dimanfaatkan untuk pertumbuhan ikan,” ungkap Sugeng dalam pesan tertulis, Rabu (7/6).

Terpisah, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, produk pakan UPT mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha budidaya. Apalagi, UPT sebagai ladang perekayasaan, tentunya akan menjadi andalan dalam menciptakan inovasi bidang nutrisi dan mampu meningkatkan efisiensi pakan.

Slamet mengemukakan pengembangan pakan mandiri saat ini menjadi kebutuhan mendesak dalam upaya menorong usaha budidaya yang efisien. KKP melalui Ditjen Perikanan Budidaya juga tengah melakukan revitalisasi miniplan pakan mandiri yang tersebar di 10  UPT lingkup Ditjen Perikanan Budidaya yaitu di Jepara, Aceh, Situbondo, Lampung, Sukabumi, Karawang, Tatelu Minahasa, Mandiangin, Jambi, dan Lombok.

Pakan Mandiri memiliki segmen tersendiri yaitu menyasar pembudidaya ikan skala kecil. Dengan performance pakan yang layak sesuai standar mutu, produksi pakan mandiri mampu menekan cost produksi budidaya hingga  > 30% dan margin keuntungan pembudidaya meningkat,” jelas Slamet.

Diharapkan produk pakan ikan di BBPBAP Jepara mampu menekan harga pakan di pasaran. Selama ini tingginya harga pakan ikan karena bahan bakunya masih impor.
 
Padahal, dari 100% biaya produksi budidaya, 70%-nya dihabiskan untuk membeli pakan. Karena itu, jika ingin perikanan budidaya mendapatkan hasil yang maksimal, maka biaya produksi harus ditekan dengan cara menurunkan harga pakan yang beredar di pasaran.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
07-06-2017 13:11